Banjarmasin, KP – Lembaga Konsultasi dan Advokasi Ketenagakerjaan Idonesia (LKAKI) bertekad menjembati perselisihan dan masalah ketenagakerjaan di Indonesia.
“Kita bertekad untuk menjembati permasalahan ketenagakerjaan di Kalsel,” kata Ketua LKAKI, Siswansyah, saat audensi dengan Komisi IV DPRD Kalsel, kemarin, di Banjarmasin.
Bahkan LKAKI telah menyiapkan sejumlah program untuk membantu menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan yang kerap terjadi di wilayah Kalsel
“Kita berterimakasih atas dukungan Komisi IV DPRD Kalsel terhadap organisasi ini,” tambah mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel.
Apalagi keberadaan LKAKI bertujuan untuk mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia dan masyarakat yang adil dan makmur, menjadikan tenaga kerja yang terampil dan professional.
“Termasuk memberikan solusi terhadap perselisihan antara pekerja dan perusahaan,” jelas Siswansyah.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi mengatakan, audensi ini untuk memperkenalkan terhadap LKAKI yang telah hadir pertama di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif atas terbentuknya organisasi ini karena melihat perlunya pendampingan dalam perjuangan hak-hak buruh,” kata Firman Yusi.
Hal ini dikarenakan adanya ruang kosong bagi tenaga kerja untuk berkonsultasi, sehingga LKAKI ini sangat berperan penting bagi pekerja.
Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gina Mariati yang mengharapkan kehadiran LKAKI dapat membantu masyarakat.
“Saya berharap LKAKI dapat menjembatani masyarakat, terkait permasalahan ketenagakerjaan yang dialami, sehingga mampu menjadikan Indonesia damai,” kata politisi Partai NasDem. (lyn/K-1)















