Banjarmasin, KP – Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi) Alwis Rustam menyebutkan dari sembilan kota piloting program Kota Kita Ramah Keluarga (KKRK) percontohan, baru di Kota Banjarmasin dan Kota Bogor program ini bisa berjalan.
Menurutnya, sebagai kota yang berkonsep masa depan, mulai dari sekarang terus berfikir untuk bagaimana mengeluarkan pilar-pilarnya.
“Salah satunya adalah keluarga yang menjadi pilar dalam berkembangnya suatu wilayah,” katanya, di sela Ekspose Program Kota Kita Ramah Keluarga (KKRK) di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Jum’at (28/7).
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menyambut baik dan berterimakasih sebesar-besarnya kepada para perwakilan Apeksi yang memberikan penilaian Kota Banjarmasin sebagai salah satu kota piloting dari sembilan kota se-Indonesia.
“Untuk Kota Banjarmasin kita menetapkan pilot project di Kelurahan Sungai Bilu,” kata Ibnu Sina.
Materi yang diajarkan fasilitator cukup baik mulai dari berdamai dengan diri, perteman dan pengaruh teman, perilaku beresiko hingga pembuatan kotak pernak pernik.
Ibnu Sina menerangkan memang semua berawal dari keluarga, karena keluarga merupakan pilar utama dalam membangun bangsa.
“Sebut saja stunting ini, permasalahannya juga berasal dari keluarga,” ungkap Ibnu Sina.
“Kalau kita pastikan bahwa para fasilitator di tingkat kelurahan bisa terus memberikan edukasi kepada warga, maka yakin dan percaya, tidak akan ada stunting, tidak akan ada KDRT, kemiskinan, bahkan pengangguran,” tambahnya.
Khusus untuk stunting, Ibnu Sina menyebutkan persoalan ini berawal dari permasalahan di dalam keluarga, mulai dari pernikahan dini, kelahiran yang tidak di inginkan hingga pengetahuan dalam gizi keluarga.
“Maka, dalam program ini, kita menyiapkan sekolah calon ibu-sekolah calon ayah,” jelas Ibnu Sina.
Hal ini agar membuat mereka siap dalam membentuk keluarga termasuk ilmu dan konsultasi menghadapi persoalan dalam keluarga.
Ia berpesan kepada seluruh warga Kota Banjarmasin agar terus menjadikan rumah dan keluarga sebagai tempat ternyaman bagi anggota keluarganya.
“Karena memang seharusnya merupakan tempat yang nyaman bagi kita, Jangan sampai rumah menjadi tempat yang tidak nyaman, Rumah kita, surga kita, Jadikan rumah sebagai tempat yang dirindukan oleh anggota keluarga,” pesannya.
“Keluarga yang kuat pasti akan membuat kita semakin maju, selamat hari keluarga, dengan semangat Banjarmasin Kayuh Baimbai, ayo wujudkan kota kita ramah keluarga,” tutup Ibnu Sina. (mar/K-7)















