Banjarbaru, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalsel membuka pelatihan berbasis kompetensi dengan 5 kejuruan yang dilatih untuk mempersiapkan para calon pencari kerja sebelum memasuki dunia kerja.
Pelatihan tahap ke II Angkatan ke-2 ini menggunakan APBD Tahun 2023, dengan membuka Kejuruan Pelatihan : Mekanik Alat Berat, Tata Kecantikan, Desain Grafis, Pengelolaan Mesin Bubut dan Teknisi Embedded System.
Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 34 hari atau berdurasi 260 jam pelajaran untuk semua kejuruan pelatihan.
Diharapkan, melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pencari kerja, sehingga memiliki daya saing dan mampu berkompetisi dalam dunia kerja industri atau wiraswasta yang menciptakan usaha mandiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Irfan Sayuti, dikutip kalselprov.go.id, mengatakan sesuai dengan instruksi Gubernur Kalsel, untuk terus melahirkan masyarakat yang berkualitas dan profesional melalui pelatihan berbasis kompetensi.
Apalagi pada tahap ini ada satu kejuruan yang baru saja kami buka yaitu mekanik alat berat, dan kejuruan tersebut banyak peminatnya, ucapnya, kemarin.
Irfan berpesan kepada peserta yang berhasil lulus dalam pelatihan tersebut, untuk dapat bersungguh sungguh mengikuti pelajaran yang diberikan oleh instruktur.
“Karena dari data tahun 2022 sebanyak 80 persen dari lulusan BLK ini bisa menyerap dunia kerja ataupun mereka membuka usaha secara mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BLK Kalsel, Sayyid M. Yusfiansyah Al Zhmatkhan melalui Kepala Seksi Penyelenggara Diklat Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Mastur Manurung, mengatakan, pada tahap ini ada sebanyak 80 peserta dari 11 kabupaten/kota yang lolos dari 1.200 orang yang ikut seleksi untuk mengikuti pelatihan di BLK.
Para peserta, nantinya akan mengikuti pelatihan mulai tanggal 22 Agustus 2023 hingga 9 oktober 2023 dengan total jam pelajaran kurang lebih 260 jam pelajaran.
“Kejuruan yang kami buka yaitu Desain Grafis Muda, Tata Kecantikan, Pengoperasian Mesin Bubut, Mekanik Alat Berat dan Teknisi Embedded System (Microcontroller) dan setiap kejuruan memiliki 16 peserta,” bebernya.
Salah satu peserta pelatihan BLK Prov. Kalsel asal Martapura, Syarifah Talhah mengungkapkan sangat bersyukur bisa berhasil lolos untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
“Tentunya pelatihan seperti ini sangat positif bagi kami yang ingin memperdalam ataupun belajar skill yang baru, supaya nanti bisa masuk ke dunia kerja,” ucapnya. (Opq/K-1)















