Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) melaksanakan Evaluasi Penilaian Proklim Utama 2023, di Aula DPRKPLH, pekan kemarin.
Kegiatan ini dihadiri Kabid P2KLH Nur Aina, Staf KSDAPLH, para Pembina Desa ProKlim dan pegiat Proklim dari 21 Desa yang sudah dilaksanakan verifikasi oleh Tim Verifikator Lapangan dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Wilayah Kalimantan.
Aina mengatakan, sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai perubahan iklim dan dampak ditimbulkannya, sehingga seluruh pihak terdorong melaksanakan aksi mitigasi nyata yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat
menghadapi perubahan iklim.
”Serta memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi GRK,” tandasnya.
Menurutnya, lewat evaluasi Proklim 2023 ini, diharap meningkatkan pengetahuan masyarakat guna menghadapi serta mengurangi dampak atau resiko bencana lingkungan akibat perubahan iklim, sebagaimana dituangkan pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Nomor 084 Tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim.
Evaluasi ini diikuti 26 Desa ProKlim dan diharap dapat melengkapi permintaan data oleh Tim Verifikator dari Balai, yang telah berakhir pada minggu ke 3 dan ke 4 Juli kemarin.
”Lewat kegiatan Proklim 2023 tersebut, Kabupaten Banjar yang Manis (Maju, Mandiri dan Agamis) dapat tercapai,” pungkasnya. (Wan/K-3)















