Pembangunan Jembatan tersebut semua berkah para tetuha dan keturunan yang menjadi pasak Banjarmasin yaitu Basirih dan Sultan Suriansyah, yang kini menjadi magnetnya datangnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sangat kuat
BANJARMASIN, KP – Setelah dua periode memimpin Kota Banjarmasin, cukup banyak hasil nyata yang ditoreh Wali Kota Ibnu Sina bersama wakilnya. Sebelum berakhirnya masa kepemimpinan melakukan gaspol seharusnya target selesai 2026 harus diselesaikan tahun 2024.
Diantara infrastruktur yang dibangun Wali Kota Ibnu Sina adalah pembangunan Jembatan Bromo, Jembatan Patih Masih, Jembatan Masjid Jami dan Jembatan Sei Alalak.
Pencapaian pembangunan dari Wali Kota Banjarmasin itu tergambar saat dialog Wali Kota Menyapa dengan temanya Infrastruktur dan Pesan Kearifan Lokal yang dipandu Host dan Moderator Rofi ‘Eka’ Zardaida pengasuh Rubrik Al-Banjarbari Kalimantan Post.Acara tersebut digagas SKH Kalimantan Post bekerja sama dengan RRI Banjarmasin yang berlangsung di studio Sastro Hardjo RRI Banjarmasin, Rabu (9/8/2023).
“Pembangunan Jembatan tersebut semua berkah para tetuha dan keturunan yang menjadi pasak Banjarmasin yaitu Basirih dan Sultan Suriansyah. Tanpa sengaja menjadi magnetnya datangnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sangat kuat,” ujarnya.
Alhamdulillah, lanjut Wali Kota, pada saat yang sam juga pihaknya membangun infrastruktur disitu, karena mereka melihat begitu banyak para penziarah dan wisatawan yang datang .
“Jadi harus didukung infrastruktur yang baik seperti pembangunan jembatan. Atas dukungan semua pihak, termasuk DRPD Kota Banjarmasin, sehingga bisa terwujud, bahkan infrastruktur belum dimasukkan terkait infrastruktur jalan,” katanya.
Berbeda dengan infrastruktur jalan di kompleks dan perumahan tersebut, harus ada SK Walikota terkait percepatan peningkatan kualitas jalan komplek dan perumahan
“Kami mengeluarkan SK Walikota yang akan diselesaikan selama 2 tahun dengan panjang 325 km. Hampir dipastikan jalan kompleks dan perumahan dalam kondisi mantap,” ucap Walk Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Apa yang diucapkan Wali Kota Banjarmasin diamini salah satu warga HKSN Kompleks Herlina, Udin. “Setelah 15 tahun menanti, akhirnya bisa terwujud jalan kami di aspal,” ucapnya.
Sebelum di aspal, pihaknya mengajukan permohonan dan sempat diterima dengan dilakukan pengecekan dan pengukuran.
“Namun, saat itu tak jadi di aspal jalan kami.Tapi kami tak putus asa dan kembali permohonan saat musrembang di kelurahan Alalak dan ketemu pak Suckrowardi. setelah kami ceritakan permasalahan, beliau membantu,” ucapnya.
Menurut Suchrowardi itu merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan, dewan sebagai penyambung aspirasi masyarakat,” ucapnya.
“Pertemuan dengan Pak Udin di Musrenbang Kelurahan Kantor Lurah Alalak Utara. Keputusan asaan pa Udin langsung dihubungkan pakai by phone dibuka, didengar langsung peserta pak Chandra Kadisperkim. Jalan lingkungan dikerjakan dinasnya dan usulan yang lama diprioritaskan. papar anggota Dewan Kota Banjarmasin ini.
Di acara dialog tersebut dihadiri Camat dan Lurah se Kota Banjarmasin serta tamu undangan lainnya. (nau)















