Banjarbaru, KP – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya menyasar daerah kosong dan tak termanfaatkan. Lokasi Fofest City di
kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel yang sejatinya dirawat tim Dinas Kehutanan Kasel, juga turut tebakar, Senin (21/8).
Petugas Dishut Kalsel cukup kesulitan memadamkan api.
Kebakaran yang diperkirakan dimulai pukul 12.00 Wita itu baru dipadamkan pada pukul 16.15 Wita.
Api yang dipadamkan sempat membesar akibat cuaca panas dan hembusan angin yang sangat kencang.
Lokasi titik api yang sulit dijangkau serta jauhnya sumber air juga menjadi salah satu upaya pemadaman sulit dilakukan.
Kadishut Provinsi Kalsel Hj. Fathimatuzzahra turun langsung memantau titik nyalanya api di kawasan Forest City tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Aya memberikan arahan kepada semua pegawai, Polisi Kehutanan dan pejabat eselon Dishut untuk turun membantu
pemadaman api.
Penyemprotan dilakukan menggunakan truk tangki milik Dishut Kalsel.
Dibantu mobil pikap yang membawa tandon air dan mesin semprot yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman serta kepyok dan jet shooter.
Armada truk tangki BPBD Provinsi Kalsel, truk tangki Dinas Sosial Provinsi Kalsel turut membantu pemadaman.
Kurang lebih 170 orang sejak siang diturunkan dalam upaya pemadaman kali ini.
Fathimatuzzahra mengatakan tim Brigadir pengendali kebakaran hutan dan lahan (Brigdalkarhutla) harus selalu siap dan terus siaga untuk
memadamkan api.
Cuaca terik tidak menghalangi pergerakkan kami dalam pemadaman api. Kami akan selalu waspada dan siaga terhadap terjadinya karhutla,
dan berupaya memadamkan kejadian kebakaran yang terjadi di kawasan hutan, ucapnya.(mns/K-2)















