BARABAI, kalimantanpost.com – Mental kuat ditunjukkan pemain-pemain Pam FC. Sempat ketinggalan 0-2, akhirnya bisa membalikkan keadaan menumbangkan Hevia Barabai 3-2 dalam pertandingan semifinal kejuaraan Kamboja Cup di lapangan Bina Muda Pelajau Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Minggu (6/8/2023).
Berkat menang dramatis tersebut, kesebelasan Pam FC melaju ke final dan akan menantang AJB FC di partai puncak, Rabu (9/8).
Duel semifinal antara Pam FC melawan Hevia Barabai berlangsung seru dan menarik.
Hevia Barabai ungggul lebih dulu melalui Fendy pada menit ke-20 yang mampu menjebol gawang Pam FC dikawal Huda.
Bahkan dua menit, Hervia memperbesar kemenangan menjadi 2-0 melalui Fendi.
Ketinggalan 0-2, sehingga
Pam FC berusaha memperkecil ketinggalan dengan melakukan serangan sporadis, namun hingga babak pertama 1×35 menit usai masih membobol gawang lawan.
Memasuki babak kedua, Pam C terus menggempur pertahanan Hervia. Usaha Pam akhirnya membuahkan hasil. Di menit 50, pemain Hevia menyentuh bola di kotak terlarang, wasit Saifullah menunjuk titik putih.
Renarang yang bertindak sebagai algojo berhasil membobol gawang Hevia yang di jaga Roni, sehingga kedudukan menjadi 2-1.
Pada menit ke 60 Pam FC melalui kaki Kahar berhasil membobol gawang Hevia Barabai yang dijaga Roni menjadi 2-2.
Pam FC tak menurunkan tempo permainan dengan terus menggempur lini pertahan lawan. Akhirnya, Pam berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui Muhammad Said pada menit 62 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Hingga pertandingan 2×35 berakhir, kedudukan 3-2 untuk Pam FC tak berubah.
Manejer Tim Pam FC, Asnawi mengatakan sangat senang tim asuhannya mampu bisa melaju ke final.
“Kami akan menurunkan pemain terbaik di final supaya bisa meraih kemenangan,” tandasnya.
Sementara itu Ketua pelaksana H Akhmad Kursasi mengatakan untuk pertandingan final antara Pam FC VS AJB FC harga tiket ada akan ada kenaikkan.
Ada pun wasit yang memimpin pertandingan bertaraf internasional (FIFA)
Thoriq Munir Al Katiri.
Sementara itu Kapolsek, Pandawan Iptu Rozikin mengatakan di final nanti di back up oleh Polres HST selama berjalan pertandingan mulai penyisihan.
“Walaupun ada ketegangan tapi tidak apa-apa. Kepada pemain jangan sampai memancing penonton,” ucapnya.
Untuk penonton sendiri, lanjut dia, jangan sampai melewati batas yang sudah ditentukan panitia.
“Di final nanti kami akan menurunkan 13 personel, Koramil 15 dan Polres 10 tambahan,” pungkas Rozikin. (Ary/KPO-3)















