Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih APIP Diminta Intensifkan Pengawasan

×

Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih APIP Diminta Intensifkan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Hal 10 1 Klm H Faisal Hariyadi
H Faisal Hariyadi

APIP dalam hal ini Inspektorat harus berani mengungkapkan penyimpangan ASN yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, baik bersumber dari APBN atau APBD

BANJARMASIN, KP – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Faisal Hariyadi mengatakan , Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)

Kalimantan Post

memiliki peranan penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. Menyadari hal ini, APIP dalam melaksanakan

tugasnya haruslah lebih diperkuat.

“Baik terkait penyediaan anggaran, struktur kelembagaan maupun dalam perekrutan aparaturnya,”ujar Faisal Hariyadi.

Hal itu dikemukakannya kepada {KP} Senin (21/8/2023) dalam upaya untuk lebih mendorong peningkatan kinerja Inspektorat Kota

Banjarmasin dalam melaksanakan salah satu tugas dan fungsinya melakukan pengawasan.

Menurutnya, masalah lain patut juga dijadikan perhatian, APIP dalam hal ini Inspektorat harus berani mengungkapkan berbagai

bentuk penyimpangan ASN yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, baik bersumber dari APBN

atau APBD.

” Sehubungan dengan itu, maka untuk melakukan tugasnya APIP harus benar-benar melakukan pengawasan secara optimal dan tanpa

memandang siapapun yang terindikasi melakukan penyimpangan,”tandasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, terkait dalam melaksanakan tugas tersebut, Pemko Banjarmasin khususnya Walikota lebih mendorong

peningkatan kinerja dan kapabilitas APIP, sehingga terwujud bukan hanya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, tapi juga mampu

memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian secara internal.

Tidak kalah penting kata ketua komisi salah satu membidangi masalah pengawasan pemerintahan ini Inspektorat Kota Banjarmasin terus

melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan melakukan koordinasi kepada SKPD

bersangkutan untuk sesegera mungkin menindaklanjuti atas rekomendasi yang telah dikeluarkan BPK.

“Baik rekomendasi temuan BPK bersifat saran atau perbaikan atau berpotensi dan terindikasi terjadinya penyimpangan yang merugikan

Baca Juga :  Apel Pagi Dipimpin Sekda, Pemko Banjarmasin Siapkan Penerapan WFH Dua Bulan ke Depan

keuangan negara atau bersumber dari APBD,”kata ketua komisi I dari F- PAN ini.

Kembali ia menegaskan, peran Kantor Inspektorat yang bertugas sebagai pengawas di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sangat

dibutuhkan dalam rangka mewujudkan jalannya pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan.

Ia juga mengatakan, pengawasan intensif bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance)

akuntabilitas dan bersih dari KKN, sehingga kinerja yang dihasilkan dapat sesuai dengan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi

Pemerintah (LAKIP).

Menyadari tugas itu lanjutnya, Inspektorat diharapkan terus meng intensifkan pengawasan di setiap SKPD karena dengan adanya pengawasan

yang ketat akan meminimalisir kemungkinan terjadinya berbagai bentuk penyimpangan penggunaan anggaran.

“Sekaligus dapat mendukung kinerja SKPD dalam membantu segala kegiatan yang dilaksanakan, sehingga APIP dapat menjadi media

pengendalian di setiap SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin,”demikian kata Faisal Hariyadi.(nid/K-3)

Iklan
Iklan