Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarbaruTRI BANJAR

UI Tetapkan Banjarbaru 10 Kota Paling Berkelanjutan

×

UI Tetapkan Banjarbaru 10 Kota Paling Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Hal 10 3 AKlm BJb 2
PENGHARGAAN- Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin anugrah penghargaan dari kampus ternama di Indonesia tersebut. Menurutnya keikutsertaan Banjarbaru dalam GreenCityMetric agar dapat mengetahui dan melihat lebih jauh isu-isu keberlanjutan yang ada di Kota Berjuluk Idaman.(KP/MC)

Banjarbaru, KP- Universitas Indonesia (UI) merilis 58 daftar Kabupaten Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia melalui GreenCityMetric

Rankings. Dari daftar tersebut, Kota Banjarbaru tercatat dalam daftar 10 Kota Paling Berkelanjutan terbaik di Indonesia.

Kalimantan Post

Kota Banjarbaru berhasil menduduki peringkat ke-7 dari total 58 Kabupaten Kota yang ada. Membuktikan Pemerintah Kota (Pemko)

Banjarbaru berperan secara aktif dalam mewujudkan kota yang lestari dan berkelanjutan sebagaimana kriteria dan indikator UI

GreenMetric.

Ketua UI GreenMetric Riri Fitri Sari, mengatakan setiap tim yang dibentuk masing-masing pemerintah Kabupaten Kota terpacu dalam

meningkatkan enam indikator utama penilaian.

“Enam indikator yang kita lihat dari masing-masing kabupaten kota ialah, penataan ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim,

tata kelola sampah dan limbah, tata kelola air, akses dan mobilitas, serta yang terakhir tata pamong atau governance,” ucapnya.

Disisi lain, Wakil Rektor Bidang Reset dan Inovasi UI, Nurtami, berharap dengan GreenCityMetric ini menjadi ajang bagi Pemerintah

Daerah untuk membantu ikut memecahkan masalah berkelanjutan baik di daerah dan indonesia.

“Saya ucapkan selamat atas pencapaiannya. Terus melakukan improvement, kami juga siap melakukan employment. Semoga pencapaian ini bisa

menginspirasi pemerintah di indonesia terutama pemerintah daerah agar terus mengusahakan upaya berkelanjutan di Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, UI GreenCityMetric merupakan pemeringkatan bagi kabupaten dan kota di Indonesia di bidang sustainability.

Pemeringkatan kota/kabupaten pertama di Indonesia ini dilandasi atas tiga pilar, yakni lingkungan hidup, ekonomi dan sosial.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengaku bersyukur atas diraihnya anugrah penghargaan dari kampus ternama di Indonesia

tersebut. Menurutnya keikutsertaan Banjarbaru dalam GreenCityMetric agar dapat mengetahui dan melihat lebih jauh isu-isu keberlanjutan

Baca Juga :  Rakor Camat-Lurah, Banjarbaru Siapkan Studi Tiru Pengelolaan Sampah

yang ada di Kota Berjuluk Idaman.

“Dari isu-isu inilah Pemko Banjarbaru menyusun program kerja prioritas. Dan Alhamdulillah, tahun 2023 ini kriteria dan indikator

penilaian UI berhasil kita penuhi. Artinya masalah tersebut telah berhasil kita tangani, meskipun saya yakin harus terus dimaksimalkan

lagi ke depannya,” ucap Aditya. (Dev/K-3)

Iklan
Iklan