BWS Kalimantan
Dukung Gerakan
Nasional1.000
Hektare Pangan

RANTAU – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan siap mendukung secara maksimal program Gerakan Nasional Penanggulangan Dampak El Nino melalui penanaman padi seluas 1.000 hekare yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

“BWS siap mendukung secara maksimal dengan infrastruktur yang ada,” ujar PPK Irigasi dan Rawa II Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Rizalul Kamal, Senin (25/9).

Rizalul Kamal mengungkapkan bentuk dukungan itu, yakni dengan menyiapkan sarana dan prasarana irigasi Tapin yang telah selesai direhabilitasi dan dibangun oleh BWS Kalimantan III. 

“Dan juga dukungan ketersediaan airnya melalui pola operasi outflow Bendungan Tapin yang telah diresmikan Presiden Jokowi pada Februari 2021 lalu,” ungkapnya. 

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Bendungan Tapin Amir Rahman meyakinkan meskipun kemarau, saat ini cadangan air cukup untuk menyuplai kebutuhan pengairan lahan pertanian di aliran irigasi tersebut. 

“Ketersediaan air cukup,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Triasmoro mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan teknis untuk menjalankan gerakan nasional itu dan akan mulai tanam serentak pada Oktober. 

“Sudah kita lakukan sosialisasi kepada para petani terkait program ini, akan dilaksanakan sesuai jadwal dan rencana,” ungkapnya. 

Berita Lainnya
1 dari 3,073

Triasmoro mengungkapkan ada 68 kelompok tani yang diajak untuk menunaikan program 1.000 hektare di musim kemarau ini. 

Baca juga: Hadapi El Nino, Pemkab Tapin perhatikan ketahanan air

“Resiko gagal untuk program ini sangat minim. Ada sarana produksi kita sediakan, mulai dari benih sampai pupuk untuk petani,” ujarnya.

Pemkab Tapin menargetkan produktivitas di lahan 1.000 hekare ini bisa panen 4.200 ton. Dengan asumsi indeks pertanaman (IP), pada IP 100 (enam ton/hektare), IP 200 (5,5  ton/hektare) dan IP 300 (lima ton/hektare).

Gerakan Pemkab Tapin selaras dengan instrumen kebijakan pemerintah pusat untuk menyiapkan lahan di tengah potensi ancaman dampak musim kemarau ekstrim tahun ini. 

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi meminta setiap pemerintah kabupaten kota menyiapkan lahan 1.000 hektar untuk mendukung produktivitas pangan di tengah ancaman El Nino. 

“Kami meminta kawan-kawan kepala daerah kabupaten kota hingga tingkat provinsi segera menyiapkan lahan minimal 1.000 hektare per kabupaten kota,” kata Wamentan.

Ia menyampaikan di antara tujuan penyiapan lahan di setiap kabupaten kota itu adalah untuk dikelola guna memaksimalkan produktivitas pangan.

“Tujuannya, agar kita selalu bisa, siap untuk tetap memaksimalkan produktivitas pangan nasional,” kata Harvick. (ant/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya