BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ditunjuk sebagai narasumber pada kegiatan Capacity Building Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel Hj Nurliani Dardie, disambut antusias peserta.
Ia memberikan motivasi kepada 125 mahasiswa untuk selalu haus akan ilmu pengetahuan, berkepribadian baik, dan terus meningkatkan kemampuan berliterasi.
“Kalian semua yang akan melanjutkan kepemimpinan yang akan datang untuk menjadikan Bumi Banua semakin maju, dalam kerangka Indonesia Emas 2045,” papar Bunda Nunung (sapaan akrab narasumber), kemarin.
Salah seorang peserta Fuad Ramadhan menyampaikan ucapan terima kasih atas motivasi yang diberikan.
“Pemaparan materi yang diberikan oleh Bunda Nunung tadi menjelaskan tentang leadership dan pentingnya literasi bagi generasi muda, itu sangat bagus dan mengena bagi generasi kami,” tuturnya.
Senada disampaikan Dominikus Leonardy Irwanto, yang mengaku sangat termotivasi untuk berani melakukan hal baru dan pantang menyerah.
“Dan juga ibu telah memberikan informasi terkait perpustakaan daerah itu sendiri, yang mana awalnya kami tidak tau jadi tau, serta mengajak agar gemar literasi,” jelasnya.
Irwanto juga mengaku baru mengetahui, bahwa ada forum/wadah untuk yang suka menulis dan membaca tulisan dari penulis terkenal, juga untuk jumpa fansnya.
“Sangat informatif sekali dan membuat teman-teman kami semangat mendengarnya,” tambahnya.
Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo melalui humasnya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dispersip Kalsel.
“Kita sengaja undang Bunda Nunung untuk memberikan wawasan bagi 125 orang mahasiswa penerima beasiswa BI (GenBI), dan memang sangat baik, terutama soal kepemimpinan, inovasi, agilitas, dan literasi,” beber Adi Nugroho.
Keempat hal itu, tegasnya, sangat dibutuhkan oleh generasi muda untuk bekal mempersiapkan bonus demografi, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 menjadi negara maju dan 5 besar ekonomi dunia.
“Keapikan Bunda Nunung saat menjadi narasumber juga tercermin dari testimoni peserta. Menurut mereka, ilmu dan pengalaman yang disampaikan Bunda bersifat out of the box, sehingga memicu GenBI untuk terus berpikir kreatif dan inovatif,” pungkasnya.(Nau/KPO-1)