Johan segera memeriksanya namun api semakin membesar sehingga membuat dia tak bisa menyelamatkan harta bendanya selain handphone dan pakaian yang dikenakan.
BANJARMASIN, KP – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Banjarmasin. Jika sebelumnya “si jago merah” meluluhlantakkan 10 rumah di Kelurahan Pemurus, Banjarmasin Selatan, Kamis (31/8) subuh, kali ini api kembali menghanguskan dua rumah di Jalan Pengambangan, Gang Kambang Hantaran RT 6 Kelurahan Pengambangan, Banjarmasin Timur, Jumat (1/9) siang kemarin sekitar pukul 12.30 WITA.
Sontak, peristiwa ini membuat masyarakat yang ingin melaksanakan sholat Jumat dibuat geger.
Pemilik rumah yang terbakar, Johan mengaku kaget ketika melihat api saat mau makan siang bersama anak dan istrinya.
“Saat itu, anak saya mau mengambil piring. Dia kemudian melihat ke lantai dua rumah. Pah ada api kata anak saya,” cerita Johan.
Kaget, Johan segera memeriksanya namun api semakin membesar sehingga membuat dia tak bisa menyelamatkan harta bendanya selain handphone dan pakaian yang dikenakan.
“Sisanya sudah habis terbakar. Sepeda motor untungnya sempat diselamatkan warga setempat,” ujarnya.
Sementara itu, Danton Regu 1 DPKP Banjarmasin, Daud Wahyudin ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran.
“Sementara ini dugaannya juga belum dapat kita pastikan. Karena itu ranahnya pihak berwajib,” ujarnya.
Disinggung tentang jumlah rumah yang terbakar, Daud mengaku baru mendata ada dua rumah yang terdampak. Satu rusak berat dan satu rusak ringan.
“Yang rusak berat milik Suprianto, ada dua kepala keluarga yang isinya delapan jiwa. Rumah itu dihuni oleh menantunya Johan,” katanya.
Sedangkan rumah yang rusak ringan itu milik Zunainah, terdiri dari dua kepala keluarga dan dihuni oleh empat orang.
Terkait kebakaran tersebut, pihak kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Timur langsung melakukan pendataaan dan meminta keterangan dari beberapa saksi.
Sementara itu, peristiwa kebakaran juga terjadi di Desa Bi’ih, Kecamatan Karang Intan, Kamis (31/8) malam.
Kasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar Gusti Yudhi mengatakan, usai menerima info, petugas Damkar segera menuju lokasi membawa unit Fire Truk 102.
“Lokasi cukup sulit kali ini, jalan mendaki curam dan sempit, sekitar 30 menit sampai lokasi,” tutur Yudhi.
Api sendiri sudah berhasil dikuasai rekanan BPK/PMK yang terlebih dulu datang. Petugas Damkar lalu melakukan pembasahan sampai benar-benar aman.
“Satu buah rumah milik Marfuah yang terbuat dari kayu tersebut hangus terbakar,” ungkap Yudhi.
Siti Aminah, warga sekitar mengatakan, Marfuah sedang tidak ada di rumah, sudah 3 hari yang lalu dia ke rumah anaknya di Lok Tangga dan menginap di sana. Jadi rumah itu benar-benar kosong.
“Mungkin karena korsleting listrik,” tuturnya.
Selain di Karang Intan, musibah kebakaran juga terjadi di Desa Lok Baintan Dalam RT 001, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Jumat (1/9) pagi.
Api di tempat ini meluluhlantakkan rumah Tarmiji. Tarmiji sendiri tidak mengetahui jika rumahnya terbakar karena saat itu sedang memanen padi.
Tarmiji mengaku kaget setelah tetangganya memberi tahu bahwa rumahnya yang terbakar.
Mengetahui hal ini, Tarmiji langsung lari mendatangi rumahnya.
Sayangnya, dia terlambat karena api sudah berkobar sangat besar.
Dalam peristiwa ini, Tarmiji hanya berhasil menyelamatkan sepeda motor, laptop, handphone milik anaknya dan beberapa pakaian yang sedang dijemur. Sisanya hangus terbakar dilalap api. (yul/wan/net/K-4)















