Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Karlie: Empat Pilar Kebangsaan Berperan untuk Kenyamanan, Keamanan dan Ketentraman

×

Karlie: Empat Pilar Kebangsaan Berperan untuk Kenyamanan, Keamanan dan Ketentraman

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI – Anggota DPRD Kalsel Dr.H.Karlia Hanafi Kalianda, SH.MH saat membeberkan materi tentang empat pilar kebangsaan dan kegiatamn Sosalisasi Revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai ideologi Pancasila di Aula DPPKBP3A di Marabahan, Kabupaten Batolla, Rabu (7/9).(KP/Lili)

Banjarmasin, KP – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dr.H.Karlie Hanafi Kalianda, SH. MH mengatakan e mpat pilar kebangsan

merupakan tiang penyangga yang kokoh, berperan agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari

berbagai macam gangguan dan bencana.

Hal itu Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Dr.H.Karli Hanafi Kalianda, SH.MH saat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan

Kebangsaan” di Aula Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten

Barito Kuala di Marabahan, Rabu (6/9/2023)..

“Empat pilar kebangsaan adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat, dan menjadi panduan dalam kehidupan

ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, Makmur, sejahtera dan bermartabat,” tambah Karli dalam acara dihadiri

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Batola Hj.Harliani, Sip, MSi beserta segenap jajaran termasuk UPT yang berada dibawahnya.

Dia juga menjelaskan bahwa konsep empat pilar kebangsaan itu terdiri dari Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik

Indonesia (NKRI) serta Bhineka Tunggal Ika.

Sementara, H.Puar Junaidi, S.Sos, SH.MH yang bertindak sebagai naras umber dalam kegiatan tersebut, membeberkan bahwa Pancasila

merupakan ideologi dan dasar negara yang memiliki fungsi sangat fundamental dan juga disebut sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Puar yang saat ini menjabat staf ahli DPRD Kalsel ini menyebutkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tertuang dalam norma-norma yang

terdapat dalam pembukaan dan batang tubuh UUD 1945. “Norma konstitusional UUD 1945 menjadi acuan dalam pembangunan karakter bangsa,”

ungkapnya.

Dikatakan juga bahwa dalam pembangunan karakter bangsa dibutuhkan komitmen terhadap NKRI, yang dibangun pada manusia dan bangsa

Indonesia adalah karakter yang memperkuat dan memperkokoh komitmen terhadap NKRI. “Maka rasa cinta terhadap tanah air perlu

Baca Juga:  Banjarmasin Siap Melangkah Menjadi Kota Terinovatif

dikembangkan dalam pembangunan karakter bangsa, melalui pengembangan seikap demokratis dan menjunjung tinggi hak azasi manusia serta

menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Puar.

Menurut politisi senior ini,Bhineka tunggal ika bertujuan menghargai perbedaan atau keragaman namun tetap Bersatu dalam ikatans sebagai

bangsa Indonesia.

“Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras dan antara galongan (sara). Keberagaman ini harus dipandang sebagai kekayaan khasanah

social kultur, bersifat kodrati dan alamiah.”

“Keberagaman bukan untuk dipertentangkan apalagi diadu antara satu dengan yang lain sehingga berakibat terpecah belah. Oleh sebab itu

Bhineka Tunggal Ika harus dapat menjadi penyemngat terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Puar Junaidi.(lia/K-3)

Iklan
Iklan