Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Shanghai Sering Tempat Kegiatan Keagamaan Dikoordinir Ayah Miming

×

Shanghai Sering Tempat Kegiatan Keagamaan Dikoordinir Ayah Miming

Sebarkan artikel ini
RED NOTICE INTERPOL -Inilah Foto terbaru Fredy Pratama alias Miming yang masuk Red Notice Interpol. (Net)

Dengan semua itu pula wajarlah membuat kecewa bagi warga keturunan Tionghoa di Banjarmasin khususnya

BANJARMASIN, KP – Restoran Sanghai Palace, yang disita Bareskrim Polri, ternyata sebelumnya sering pula dijadikan tempat kegiatan keagamaan.

Bahkan dari keterangan, kegiatan itu dikoordinir Lian Silas alias Koh Silas, yang kini kesandung dugaan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dari hasil narkoba, yang dilakoni sang anak Fredy Pratama alias Miming (38).

“Iya banyak yang tahu, makanya kita heran ada kegiatan keagamaan yang sering dilaksanakan di Shanghai,” ucap Geman Yusup SH MH, salah seorang tokoh dan pengusaha, keturunan Tionghoa, Kamis (14/9).

Geman Yusup mengatakan, kini uletnya pelarian sosok Fredy Pratama hingga diburu, adalah tugas serius pihak Polri.

Dan mungkin seperti disebutkan pejabat Polda Kalsel akan terus telusuri aset-asetnya yang lain.

Ia menilai wajar atas dugaan beberapa aset yang belum tersentuh dalam penyitaan sebelumnya.

“Dengan semua itu pula wajarlah membuat kecewa bagi warga keturunan Tionghoa di Banjarmasin khususnya,” ucap Geman.

Istilahnya ucap Geman Yusup sangat wajar kalau kita maunya bisa kaya raya.

Tapi jangan mendapat rezeki dari hasil haram seperti narkoba sangat dilarang semua agama, pemerintah dan bertentangan dengan hukum karena bisa merusak jiwa raga manusia.

“Saya pun yakin sosok Miming, anak muda ini sangat berlian dan cakep seandainya bisnis yang halal pasti berhasil seriing waktu.

Tapi tak mau dikit, yah mau cepat kaya, akhirnya seperti ii,” ucap Geman.

Ia juga imbau terutama warga keturunan Tionghoa tinggal di Banjaramsin menjadilan pempelajaran serya serukan bantu tugas Polri gali informasi keberadaan Miming.

“Bagi warga Tionghoa jauhi namanya Narkoba dan jangan pernah ada lagi warga keturunan yangg terlibat Narkoba,” tutup Geman Yusup. (K-2)

Iklan
Baca Juga:  Dinantikan
Iklan