Iklan
Iklan
Iklan
OLAHRAGA

Beda Nasib Hasil Tim Dibela Dua Pemain Keturunan Indonesia di Liga Champions

×

Beda Nasib Hasil Tim Dibela Dua Pemain Keturunan Indonesia di Liga Champions

Sebarkan artikel ini
Pemain keturunan Indonesia yang membela klub Copenhagen Denmark, Kevin Diks harus mengakui ketangguhan tuan rumah Manchester United 1-0 dalam pertandingan Grup A Liga Champions yang berlangsung di Stadion Old Trafford Rabu (25/10/2023) dini hari WIB. (Kalimantanpost.com/Instagram kevindiks2)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Beda nasib dialami dua pemain keturunan Indonesia yang membela klubnya di Liga Champions.

Pemain berdarah Indonesia membela klub Copenhagen Denmark, Kevin Diks yang bermain penuh sepanjang 90 menit harus mengakui ketangguhan tuan rumah Manchester United 1-0
dalam pertandingan Grup A Liga Champions yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Selasa setempat atau Rabu (25/10/2023) dini hari WIB.

Harry Maguire mencetak gol semata wayang MU melalui sundulan kepalanya pada menit ke-18.

Sebenarnya klub Kevin Diks bisa menyamakan kedudukan di injury time, tapi eksekusi penalti Jordan Larrson, yang merupakan tendangan terakhir pada laga berhasil di blok kiper MU, Andre Onana.

Berbeda dengan pemain keturunan Indonesia lainnya, Emilio Audero Mulyadi walau pun tak diturunkan sebagai starter pemain cadangan dan kiper utamanya Yann Sommer, timnya Inter Milan menang 2-1 atas tamunya Salzburg di Stadion San Siro Milan, Rabu dini hari WIB.

Berkat kemenangan itu, Inter Milan mengambil alih pucuk klasemen Grup D dengan koleksi tujuh poin, unggul tiga poin atas Real Sociedad yang akan dijamu Benfica.

Inter harus bekerja keras untuk mendulang kemenangannya, ketika Salzburg menimbulkan sejumlah masalah bagi tuan rumah dan bahkan sempat menyamakan kedudukan melalui gol Oscar Gloukh pada menit ke-57.

Selisih empat poin antara Inter dan tim peringkat ketiga Salzburg, membuat penentuan tim yang lolos ke fase berikutnya menjadi tidak begitu bergantung pada laga Sociedad kontra Benfica.

Penyelesaian Sanchez juga menambah kegembiraan Inzaghi, ketika ia dapat membangkucadangkan salah satu bintangnya, yakni Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, tanpa harus kehilangan daya serang.

Penyerang Chile itu secara mengejutkan masuk ke dalam tim untuk menggantikan Thuram. Inzaghi juga menyimpan bek kiri Federico Dimarco dan Nicolo Barella, yang dipersiapkan untuk pertandingan Liga Italia melawan AS Roma pada akhir pekan.

Baca Juga:  Wushu Kalsel Langsung Hadapi Sumut di Laga Perdana

Sanchez kini menjadi pemain Chile tersubur dalam sejarah Liga Champions dengan koleksi 16 gol.

Salzburg tampil baik pada fase awal laga, namun Sanchez memaksimalkan peluang pertama Inter untuk membawa tuan rumah memimpin pada menit ke-19.

Henrikh Mkhitaryan berusaha untuk mengumpan kepada Davide Frattesi, yang merangsek masuk ke kotak penalti, namun operannya justru mengarah ke Sanzhez, yang dengan tenang mengonversinya menjadi gol pertama Inter.

Gol itu seolah membakar semangat Inter dan mereka menekan untuk mendapatkan gol kedua, namun peluang terbaik di babak pertama adalah saat umpan silang Denzel Drumfries hampir dimaksimalkan Amar Dedic.

Inter hampir menggandakan keunggulannya pada menit ke-56 saat upaya Carlos Augusto melebar. Tetapi beberapa detik kemudian justru Gloukh mencetak gol penyama kedudukan, setelah ia meneruskan kerja sama Roko Simic dan Maurits Kjaergaard.

Inter meresponnya dengan baik dan segera merestorasi keunggulan. Dua pemain Salzburg Lucas Gourna-Douath dan Strahinja Pavlovic melanggar Frattesi di kotak terlarang, dan wasit dengan cepat menunjuk titik putih.

Calhanoglu yang bertindak sebagai eksekutor, tidak menyia-nyiakan peluang untuk membawa Inter memimpin 2-1. Skor yang bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Sementara itu, Jamal Musiala tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist, saat Bayern Munich menang 3-1 di kandang Galatasaray, Stadion Ali Sami Yen, Istanbul, Selasa setempat atau Rabu dini hari WIB.

Musiala membuka ruang di tengah untuk membantu mengkreasikan gol pembukaan Kingsley Coman, sebelum Mauro Icardi mengemas gol penyama kedudukan melalui eksekusi penalti.

Musiala kemudian memberikan assist yang dikonversi menjadi gol oleh Harry Kane, dan kapten Inggris itu membalasnya dengan memberi umpan untuk diselesaikan gelandang Jerman tersebut. (Ant/ful/KPO-3)

Baca Juga:  Ditahan Imbang Leipzig 1-1, Real Madrid Tetap Lolos ke Perempatfinal Liga Champions

Iklan
Iklan