BARABAI, Kalimantanpost.com – Diduga kelelahan membuka rawa sungai sambil mencari ikan dengan jala di Sungai Desa Kayu Rabah RT 08 / II Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Abdul Khair bin Baseri (56) meninggal dunia, Kamis (5/10/2023).
Kapolres HST AKBP Jimmy Kurniawan, Melalui Kasi Humas Polres HST Iptu Achmad Priyadi mengungkapkan, almarhum Abdul Khair warga Desa Banua Batung RT 01 / I Kecamatan Pandawan Kabupaten HST bersama anaknya Muhammad Reza Fahroni, Kamis (5/10) sekitar pukul 06.30 Wita melaksanakan aktifitas membuka Rawa di sungai Desa Kayu Rabah untuk mencari ikan dengan cara mehancau (jala) bersama dengan masyarakat yang lainnya.
Tiba-tiba Korban memanggil anaknya dan mengatakan kepalanya sangat pusing dan susah bernafas. Reza kemudian.memanggil Sanusi dan Rifani.
Khair di evakuasi dan di bawa ke Rumah Sakit H.Damanhuri Barabai untuk mendapatkan pertolongan dengan menggunakan Ambulance Desa Kayu Rabah..
Namun, saat dalam perjalanan meninggal dunia. Memastikannya, almarhum diperiksa di rumah sakit korban di nyatakan memang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah Khair dibawa ke rumah duka dan selanjutkan dimakamkan.
“Keluarga almarhum menolak dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum, karena menganggap kejadian tersebut adalah musibah,”
Kasi Humas Polres HST Iptu Achmad Priyadi.(Ary/KPO-3)















