BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Selama musim kemarau di tahun 2023 ini, permintaan akan tangki tandon penyimpanan air meningkat dibanding musim penghujan.
“Permintaan tandon Grand selama musim kemarau
terjadi kenaikan sekitar 50 persen di Kalimantan Selatan dan Tengah. Terutama untuk wilayah Muara Teweh, Batulicin dan Martapura,” kata
Manajer Marketing Online Tedmonnindo Pratamasemesta, Muhammad Isra Anwar yang dihubungi di Surabaya, Minggu (1/10/2023).
Menurut Isra, meningkatnya permintaan tersebut, karena baik masyarakat maupun perusahaan ingin menyimpan persedian air supaya aman selama kemarau.
Lelaki kelahiran Banjarmasin, 20 Desember 1995 ini menambahkan, permintaan akan tandon Grand di Kalselteng lebih dari 1000 tangki per bulannya.
Ditambahkannya, grafik permintaan tandon air ini grafiknya sudah mulai menaik sejak Juni lalu hingga sampai sekarang.
“Alhamdulillah, kami punya pabrik di Landasan Ulin, Banjarbaru, sehingga tak perlu lagi mengirim barang dari Surabaya,” kata Isra yang juga Promotion Manager di perusahaan tersebut.
Tangki tandon tersebut, lanjut Isra sudah ada di toko-toko di Kabupaten Tanah Bumbu, Martapura, Tabalong, Tapin, Muara Teweh hingga Barito Kuala.
Dijelaskannya, harga tandon Grand ada beberapa ukuran mulai dari Rp 600 ribuan untuk ukuran 300 liter, Rp 1.500.000 untuk ukuran 1200 liter dan sampai Rp 22 juta untuk ukuran 12.000 Liter
“Kemudian untuk tangki stainless harganya mulai dari Rp 2,3 jutaan,” ucap lulusan MAN 2 Banjarmasin dan UIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Isra juga mengungkapkan, kalau di Jawa, permintaan tandon lebih tinggi lagi selama musim kemarau, mencapai 75 persen. (Mau/KPO-3)














