Minimal rumah pompa yang terbangun untuk membuang genangan air ke Sungai Martapura, yaitu berada di muara Sungai Perkapuran, muara Sungai Bilu dan muara Sungai Gardu
BANJARMASIN Kalimantanpost.com – Untuk mengendalikan banjir di kawasan tengah Kota Banjarmasin, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Banjarmasin berencana membangun rumah pompa dan pintu air.
Lokasi rumah pompa dan pintu air yaitu Sungai Gardu, Sungai Bilu, Sungai Perkapuran, Sungai Guring dan Sungai Veteran.
Rumah pompa ini berfungsi untuk membuang genangan air di kawasan tengah Kota Banjarmasin ke Sungai Martapura.
Selain itu, untuk mendukung perubahan daya tampung drainase dari Sungai A Yani dan Sungai Veteran menuju Sungai Martapura.
Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony mengatakan minimal pada awal tahun 2024 sudah bisa dikerjakan pembangunan pintu air dan rumah pompa.
Minimal rumah pompa yang terbangun dapat berfungsi untuk membuang genangan air ke Sungai Martapura, yaitu berada di muara Sungai Perkapuran, muara Sungai Bilu dan muara Sungai Gardu.
“Mudah-mudahan 3 bangunan rumah pompa dan pintu air sudah terbangun sehingga pengaturan air di dalam kota menjadi maksimal” tutur Wathony.
Sementara, untuk pembebasan lahan Pemko Banjarmasin menyiapkan anggaran 46 milyar rupiah, yang terbagi dalam 30 milyar rupiah dalam APBD murni Tahun 2023 dan 16 milyar rupiah dalam APBD perubahan tahun 2023.
Anggaran pembebasan lahan yang terbayarkan sekitar 10 milyar rupiah, terbagi 3 milyar untuk pembebasan lahan Sungai Gardu dan 7 milyar rupiah untuk pembebasan lahan Sungai Bilu.
Sementara, Untuk pembebasan lahan Sungai Guring dan Sungai Perkapuran sebesar 20 milyar rupiah. “Insya Allah pada awal tahun semuanya sudah berkontrak, mudah-mudahan pada awal tahun sudah ada kegiatan fisiklah” kata Hizbul Wathony. (mar/K-3)















