Banjarmasin, KP – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto memberikan beasiswa kepada
110 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin yang tak dapat kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
“Beasiswa ini menjadi komitmen Polri dalam membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi,” kata
Wakapolri, Senin (2/10).
Dia mengajak semua pihak dapat membantu pemberian beasiswa bagi ratusan mahasiswa lainnya di Kalsel yang belum mendapatkan KIP
Kuliah.
Wakapolri menyebutkan berdasarkan laporan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi yang berkoordinasi dengan Rektor ULM Prof
Ahmad Alim Bachri, masih ada sekitar 700 mahasiswa menunggu bantuan beasiswa.
Mereka dianggap layak mendapatkan beasiswa lantaran dari keluarga kurang mampu dan memiliki prestasi akademik bagus.
Wakapolri mengapresiasi hubungan yang terjalin baik antara Polda Kalsel dan lembaga pendidikan seperti ULM selama ini sehingga bisa
saling mendukung tugas dan fungsi masing-masing.
Sementara Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menyampaikan terima kasih kepada Wakapolri yang telah memberikan kepercayaan terhadap
kampusnya dalam pemberian beasiswa.
Rektor menyatakan Wakapolri tidak salah karena ULM menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik dan terbesar di pulau Kalimantan dan
sudah sejajar dengan PTN besar di pulau Jawa.
“Tahun ini salah satu mahasiswa ULM menempati peringkat empat nasional dalam pemilihan mahasiswa berprestasi dari sekian juta
mahasiswa, ini prestasi sangatlah membanggakan,” ujarnya.
Saat ini ULM memiliki 11 fakultas dan satu Program Pascasarjana yang terdiri dari 67 program S1, 25 program magister dan delapan
program doktor (S3) dengan sumber daya dosen 114 di antaranya guru besar melayani 37 ribu mahasiswa.
Terkait beasiswa KIP Kuliah, dia menyebutkan tahun ini hanya mendapatkan kuota 516 mahasiswa baru angkatan tahun 2023 jalur masuk
Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Sementara animo pendaftar penerima KIP Kuliah tahun ini di ULM cukup tinggi bahkan melebihi kuota yang diberikan, yakni lebih dari
1.400 orang.
Pelanyanan Kesehatan
Sisi lain Wakapolri juga meninjau Bakti Kesehatan Polri Presisi untuk Negeri berpusat di Gedung Lecture Theater ULM.
Ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Ia Wakapolri, mengapresiasi inisiatif sebagai langkah nyata Polri dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan warga negara.
Wakapolri juga berinteraksi dengan tim medis yang terlibat dalam kegiatan ini dan berbicara dengan masyarakat yang datang untuk
mendapatkan layanan kesehatan.
Ia memberikan arahan kepada petugas untuk memastikan pelayanan kesehatan yang efisien dan berkualitas.
Kegiatan Bakti Kesehatan Polri Presisi untuk Negeri yang dilaksanakan Polda Kalsel ini melibatkan berbagai layanan kesehatan, berupa
Pengobatan Gratis sebanyak 1.000 Orang dengan pelayanan 8 Dokter Spesialis (Poli Gigi, Poli Anak, Poli penyakit dalam, Poli Syaraf,
Poli Mata, Poli THT, Poli Kulit, Poli Paru, dan dan Bedah.
Kemudian, ada juga khitanan massal sebanyak 100 orang, Pengentasan Stunting 40 orang terdiri 20 ibu hamil dan 20 anak-anak, serta
donor darah 200 orang.
Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk mendukung program-program Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakapolri mengakhiri kunjungannya dengan memberikan apresiasi kepada Polda Kalsel dan seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan dan
berharap agar Bakti Kesehatan Polri Presisi untuk Negeri terus berlanjut sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung kesehatan
masyarakat Indonesia.
Kegiatan juga dirangkai Bhakti Sosial di Gedung Sultan Suriansyah dimana Wakapolri bagikan untuk warga sembako sebanyak 10.090. (K-2)