Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
MartapuraTRI BANJAR

Wakapolri Tinjau Panen Raya di Martapura Barat

×

Wakapolri Tinjau Panen Raya di Martapura Barat

Sebarkan artikel ini
Hal 16 4 Klm artapura Panen raya
PANEN RAYA - Bupati Saidi Mansyur dampingi Wakapolri Komjen Agus Andrianto tinjau panen raya dan tanam ulang di Martapura Barat.(KP/Wawan)

Martapura, KP – Wakapolri Komjen Agus Andrianto kunjungan kerja ke Kalsel, tepatnya di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Selasa (3/10).

Kunker Wakapolri disambut Gubernur H Sahbirin Noor, Kapolda Irjen Pol Andi Rian Djajadi, Forkopimda Kalsel, Ketua DPRD Provinsi Supian HK, Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Habib Idrus Al-Habsyie, Camat serta Pambakal setempat.

Kalimantan Post

Komjen Agus Andrianto sampaikan apresiasi atas apa yang dikerjakan Pemprov dan Pemkab Banjar untuk mendukung gerakan kerja Nasional, membangun ketahan pangan di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya panen raya dan tanam ulang.

”Sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi, krisis pangan mengancam hampir di seluruh Negara, bahkan 20 Negara lebih melarang ekspor pangannya ke Negara lain.

”Kita harus bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT, seperti alamnya yang luar biasa indah, subur dan memiliki kekayaan, baik di darat maupun laut,” tambahnya.

Tentunya ini merupakan berkah untuk kita, sehingga dapat mengoptimalkan sebaik-baiknya, sehingga akan menjadi salah satu Negara yang mampu, bukan hanya menopang kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga dunia.

Dia pun berharap, dengan dukungan masyarakat, wilayah-wilayah produktif yang tidak bisa dibudidayakan membangun ketahan pangan, melalui Bupati/Walikota yang ada di daerah, agar dapat mengimbau dan mendorong masyarakat membangun komunitas pelestarian lingkungan hidup yang nantinya mendapatkan value dari emisi karbon.

Gubernur Sahbirin Noor menyebut, keberhasilan sektor pertanian, khususnya di musim kemarau ditengah adanya fenomena El nino yang ditandai panen raya dan tanam padi ini, tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai petani sebagai ujung tombak, pemerintah daerah dan kabupaten/kota, penyuluh serta dari jajaran TNI/Polri.

Sementara Bupati Saidi Mansyur mengatakan, Kabupaten Banjar yang dikenal sebagai Kindai Limpuar telah lama menjadi kebanggaan Kalsel, terutama dalam hal produksi padi. Desa Penggalaman, Martapura Barat, termasuk lumbung padi dengan luas sawah mencapai lebih dari 5.106 hektar.

Baca Juga :  Lantik Pejabat, Wabup Ingatkan Pelayanan Tidak Berbelit-Belit

”Kegiatan ini dapat dimaknai manifestasi semangat gotong-royong dan kerja sama yang telah menjadi ciri khas masyarakat Banjar,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini di tanam padi varietas sentani, yang merupakan varietas benih unggul, di lahan seluas 1 hektar. Sementara padi varietas siam madu, varietas lokal pendek, dipanen dari lahan seluas 1 hektar. Luas panen ini masih sebagian kecil dari potensi dimiliki.

Saidi menjelaskan, saat ini luas tanam padi di Kabupaten Banjar musim tanam 2022/2023 mencapai 56.701 hektar. Hingga September 2023, luas panen mencapai 49.299 hektar dengan perkiraan produksi mencapai 167.616 ton gabah kering gabah (GKG), produktivitas rata-rata 3,4 ton per hektar.

”Target Gerakan Nasional di Kabupaten Banjar 981 hektare. Hingga saat ini, usulan kelompok tani sudah mencapai 1.841 hektar, termasuk dari kegiatan bantuan GERNAS sebesar 864 hektare dan pengembangan padi rawa 977 hektar,” pungkasnya. (Wan/K-3)

Iklan
Iklan