Banjarmasin,KalimantanPost.com – Ketua Divisi Logistik sekaligus Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rusnailah mengatakan logistik yang diterima KPU Kota Banjarmasin belum lengkap.
Bahkan, untuk logistik surat suara, KPU Kota Banjarmasin belum menerima satupun.
Dari 5 jenis logistik yang diterima yaitu kotak suara, bilik suara, tinta, segel atau stiker dan segel plastik atau ties, hanya segel plastik dan bilik suara yang telah diterima dengan lengkap.
Rincianya untuk Bilik Suara, dari yang diperlukan sebanyak 7760 bilik suara, telah diterima KPU sebanyak 7760 bilik suara atau telah lengkap.
Selanjutnya, Tinta dari keperluan sebanyak 3880 botol tinta, yang bisa digunakan hanya sebanyak 3877 botol tinta, karena 9 buah botol tinta ditemukan bocor dan didata masih kurang 3 buah botol tinta, KPU Kota Banjarmasin telah mengajukan permintaan ke KPU Provinsi Kalimantan Selatan untuk menambah sebanyak 12 botol tinta, untuk menutupi tinta yang kurang dan menganti botol tinta yang bocor.
Berikutnya adalah Segel Pemilu atau Stiker yang dari kebutuhan sebanyak 186352 buah mengalami kekurangan sebanyak 80 buah stiker, yang kekurangan ini telah dimintakan ke KPU Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara, untuk logistik segel plastik sebanyak 50442 telah lengkap karena pengadaannya dilakukan oleh KPU Kota Banjarmasin dengan memesan ke Kota Tangerang.
Rusnailah mengatakan KPU Kota Banjarmasin masih menunggu logistik Kotak Suara pada tahap pertama dan mengaku belum mengetahui logistik lainnya yang bakal 6diterima pada tahap dua.
Untuk logistik Kotak Suara, KPU Banjarmasin membutuhkan sebanyak 9710 buah kotak suara, yang berasal dari jumlah TPS sebanyak 1940 untuk 5 surat suara, yaitu surat suara Presiden, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Banjarmasin.
“Untuk pengiriman logistik lainnya, saya kurang mengetahuinnya, karena logistik ini KPU Provinsi yang mengelolanya” tutur Rusnailah. (mar/K-3)