Iklan
Iklan
Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Pemko Banjarmasin Buka Sekolah Calon Ayah dan Ibu

×

Pemko Banjarmasin Buka Sekolah Calon Ayah dan Ibu

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membuka kegiatan sekolah bagi calon ayah dan ibu untuk pasangan muda yang akan menikah.
 
Kepala Bidang Keluarga Sejahtera Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin Nurbaiti di Banjarmasin, Kamis, mengatakan program tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk memberikan pembekalan kepada pasangan yang akan mengarungi bahtera keluarga.

Menurut dia, kegiatan yang dibuka belum lama ini dan diupayakan berlanjut menjadi program yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin untuk kesejahteraan keluarga.
 
Dia pun menyampaikan pasangan muda yang sudah merencanakan untuk menikah cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut karena TP PKK Kota Banjarmasin membantu mensosialisasikan.
 
“Ada belasan pasangan saat kita buka kegiatan sekolah calon ayah dan ibu di gedung Creative Hub Banjarmasin pada Selasa kemarin,” ucap Nurbaiti.
 
Nurbaiti menuturkan kegiatan ini bertujuan agar pasangan muda yang telah menikah lebih siap untuk bersatu menjadi keluarga kecil yang dapat mengatasi dan tahan atas segala masalah.
 
“Agar mereka itu lebih siap saat memiliki anak. Makanya pematerinya juga kita undang dari ahlinya,” ujarnya.

Saat ini, Nurbaiti mengungkap banyak pasangan di Banjarmasin yang sudah siap untuk menikah, tapi belum siap untuk memiliki momongan.
 
“Banyak yang belum mengerti pola asuh anak, bahkan untuk menyusui anak saja tidak mau. Makanya kita berikan pemaparan terkait pola asuh yang benar,” ujar Nurbaiti.
 
Ia menyebutkan kegiatan sekolah calon ayah dan ibu ini sangat penting untuk mewujudkan Banjarmasin sebagai kota ramah keluarga.
 
“Intinya membangun komunikasi yang efektif antara pasangan maupun calon pasangan di dalam rumah tangga, dan saling memperkuat kelemahan yang ada masing-masing di dalam perannya,” katanya. (nau/K-3)

Iklan
Baca Juga:  Transformasi Perpusdes Berbasis Inklusi Sosial
Iklan