Banjarmasin, KP – Merasa tidak mendapat kejelasan ketika menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin akan melakukan aksi parlemen jalanan minggu depan.
Audiensi yang digelar di kantor DPRD Kota Banjarmasin itu membahas pengunaan anggaran pada pembelian lahan rumah dinas (Rumdin) Walikota dan penambahan aksesoris Jembatan Pasar Lama.
Ketua Umun IMM Kota Banjarmasin, Muhammad Arifin mengatakan, pihaknya sudah melakukan tahapan audiensi yang pertama tadi pagi di Kantor Komisi 3 DPRD Kota Banjarmasin, kemudian tadi sore di Kantor PUPR Kota Banjarmasin.
“Audiensi pertama kami mendapat penjelasan secara umum, kemudian dilanjutkan audiensi kedua di Kantor PUPR Kota Banjarmasin. Di sana kami berharap mendapatkan data rinci, tenyata tidak,” ucapnya, Rabu (1/11).
Arifin menambahkan, IMM dan HMI akan terus menelusuri lebih dalam persoalan tersebut.
“Karena kami tidak mendapat data yang jelas, kami akan semakin radikal untuk menelusuri persoalan ini,” katanya.
Senada itu, Ketua Umum HMI Cabang Banjarmasin, Ahmad Barkati menegaskan terus mengawal persoalan tersebut, karena isu ini terus bergulir dan memicu bermacan reaksi
dikalangan warga Banjarmasin.
“Tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar aksi parlemen jalanan pada Rabu atau Kamis depan dan membawa permasalahan ini ke KPK,” tutupnya.(*/K-2)















