Martapura, KalimantanPost.com – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, bersama Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, menggelar Pelatihan Tanggap Kebencanaan Bagi Pemuda Kalsel tahun 2023, di Taman Bambu Alam Roh 20 Kiram Kabupaten Banjar, dari tgl 18 sd 20 Desember 2023.
Kegiatan diresmikan Kadispora Kalsel H Hermansyah diwakili Sekretaris Dispora Kalsel H Fathul Bachri, yang ditaandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis pada dua orang peserta.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdispora Fathul Bahri, Kadispora mengatakan, seperti diberitakan media cetak maupun elektronik bencana telah terjadi di Indonesia dan juga dunia, bahkan di daerah kita Kalimantan Selatan juga beberapa kali terjadi bencana.
‘’Ini mengingatkan kita bahwa system dan prinsip penanggulangan bencana harus terus ditingkatkan, khususnya mulai ditingkat daerah, mulai dari system
peringatan dini, simulasi latihan penanganan bencana hingga edukasi bagi masyarakat harus ditingkatkan,’’ sambung Kadispora.
Undang-undang no 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi,’’ sambungnya.
Hermansyah mengharapkan kegiatan pelatihan mampu memperkaya pengalaman, serta memberikan pemahaman bagi para pemuda, bagaimana kondisi dan potensi hambatan
yang ada di sekitar kita, apa saja budaya dan pola hidup yang perlu ditanamkan untuk mengurangi resiko bencana , serta mengenalkan pada para pemuda tentang
manajemen dan persiapan dalam penanggulangan bencana.
Dia berharap peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, karena mereka merupakan pemuda-pemuda pilihan, yang harus memanpaatkan kesempatan tersebut
dengan sebaik-baiknya, karena sangat banyak pemuda diluar sana yang ingin mengikuti pelatihan tersebut, pungkasnya.
Kabid Pengembangan Pemuda Dispora, Muhammad Anugrah didampingi panitia pelaksana Denny Saputra, melaporkan kegiatan pelatihan diikuti 78 peserta, para pemuda yang dipilih dari 13 provinsi.
Materi pelatihan hari pertama, Senin (18/12/2023) Outbond, Peran Pemuda Dalam Penanggulangan Bencana, Relawan Sosial Bencana. Hari kedua Selasa (19/12/2023)tentang Peranan Dinas Sosial dalam Penanggulangan Bencana, Deteksi dini Bencana, System Pendataan Bencana. Malam dilanjutkan dengan Santiaji (Malam Keakraban).
Hari ketiga (terakhir) Rabu (20/12/2023) tentang Pengenalan Logistik Bencana/Peralatan Dapur Umum. Pengenalan Shelter/Tenda Pengungsian, Vertical Resque (P3K) dan Layanan Dukungan Psikososial. (nfr/k-9)














