Banjarmasin, KalimantanPost.com – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel berupaya untuk memiliki sumber benih tanaman kopi dan melahirkan produsen benih kopi berkualitas di banua.
Hal tersebut terlihat di postingan instagram milik Disbunnak Kalsel yang melakukan studi tiru ke Provinsi Bali yang memiliki kebun sumber benih tanaman kopi.
Kepala Disbunnak Provinsi Kalsel, Suparmi melalui Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSBP), Arif Purnomosidi, menaruh perhatian penuh pada kebun sumber benih tanaman kopi yang dimiliki oleh Provinsi Bali tersebut.
Menurut Arif, Kalimantan Selatan perlu memiliki kebun sumber benih tanaman kopi dalam rangka mendukung program Pengembangan Kopi Diversifikasi Terintegrasi (BANG KODIN) yang merupakan salah satu program prioritas Disbunnak Kalsel.
“Oleh karena itu, melalui BPSBP kita pelajari pengembangan sumber benih tanaman kopi yang memungkinkan di Kalimantan Selatan,” tutur Arif, saat mengikuti studi tiru di Provinsi Bali, seperti dikutip instagram disbunnak.bergerakofficial.
“Semoga ke depannya kita dapat memiliki sumber benih tanaman kopi, serta melahirkan produsen benih kopi berkualitas,” harapnya lagi.
Seperti diketahui, salah satu kebun sumber benih tanaman kopi yang dimiliki Provinsi Bali berlokasi di Desa Sai Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan. Daerah ini telah lama
dikenal sebagai penghasil kopi robusta dengan kualitas tinggi.
Melalui kegiatan studi tiru tersebut, dapat menjadi gambaran bagi Kalimantan Selatan mengenai bagaimana pengelolaan kebun sumber benih tanaman kopi, tentunya dengan memperhatikan potensi dari karakteristik lingkungan yang dimiliki. (Opq/K-1)















