Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OLAHRAGA

Dispora Kalsel dan KONI gelar Pertemuan bahas persiapan PON XXI

×

Dispora Kalsel dan KONI gelar Pertemuan bahas persiapan PON XXI

Sebarkan artikel ini
TIM KONI KALSEL : Saat pertemuan dengan Tim Dispora di aula KONI, Kamis siang (18/1/2024) kemarin. (Kp/nafarin fauzy)

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, menggelar pertemuan membahas persiapan menghadapi PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Banjarmasin, KP – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel, Kamis (18/1/2024, di aula KONI di Komplek GOR Hasanuddin HM, menggelar pertemuan yang membahas tentang kesiapan mengikuti PON (Pekan Olahraga Nasional) tahun 2024 di ACeh – sumatera Utara.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, Heru Susmianto yang memimpin Tim Dispora, mengutarakan bahwa dalam penyelenggaraan PON XXI 2025 Aceh-Sumut, KONI maupun Dispora Provinsi Kalsel akan sama-sama satu suara, agar bisa mensukseskan, dengan harapan itu seluruh atlet bisa terakomodir kemudian diberangkatkan.

‘’Tapi kebijakan ini akan kita laporkan kepada Pimpinan, Kadispora Kalsel, Hermansyah terus mengkomunikasikan dengan Gubernur Kalsel bagaimana kebijakan dari pa Gubernur, karena sebenarnya gini, kan proses penganggaran di Dispora sebagai tupoksinya. Karena sebenarnya gini, ini kan proses penganggaran itu kan di Dispora sebagai tupoksinya olahraga mengajukan anggaran, jelas Heru Susmianto.

Dalam rincian berapa kuota yang rencana kita berangkatkan masuk anggaran yang diusulkan oleh KONI melalui dana hibah. Jadi sama-sama dua nih msngusulkan, karena kita tupoksi, kita meusulkan anggaran, kemudian dari KONI mengajukan anggaran melalui Dispora, melalui dalam arti pemerintah daerah.

Kan ad TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) yang isinya Gubernur, Sekda, dan lainnya yang memutuskan anggaran untuk penyelenggaran PON ada di Dispora sementara ini.

‘’Nanti dapat hibah, besarannya berapa belum tau. Karena belum ada putusan dari Gubernur. Jadi saya tidak bisa berstatmen kalau belum ada SK Gubernurnya.

Kalau SK Gubernur sudah terbit, baru tau berapa besaran untuk KONI, untuk Cabor, seluruhnya kepemudaan juga di situ, karena SK Gubernur dana hibah menyeluruh,” Tambah Heru.

Baca Juga:  Perasaan Lega Pelatih Inggris Atas Lolosnya ke 16 Besar Piala Dunia U-17

Nanti kita bikin nota pertimbangan kepada Gubernur, data sementara yang masuk, kita belum ada rapat juga dengan cabor-cabor, karena yang lolos PON ada 226 atlet dari sekitar 22 cabor.

  • Wakil Ketua umum II Bidang Binpres, Pendidikan, Pelatihan dan Penataran, dan Sport Science Perdana Keswuma memaparkan, Hasil rapat tersebut bahwa kami menanyakan mengenai dana hibah ke KONI sampai sekarang menurut pak Heru belum jelas. Ini sudah bulan Januari, tahapan PON sudah berjalan.
  • ‘’ jadi tahapan pon itu mulai awal Januari 2024 sudah berjalan baik dari segi meeting dan pendaftaran sedangkan untuk pelatihan Bimtek itu sudah kita kirim sampai sekarang oleh Dispora yang diwakili oleh pak Heru itu belum ada kejelasan tentang dana hibah

Untuk pelaksanaan PON Aceh-,Sumut Aceh Sumut ini yang menangani seluruhnya adalah Dispora, KONI menjadi pembantu, untuk itu kami juga menarik diri kalau jadi pembantu, harusnya kan kita ini sama-sama, artinya bila ada kegiatan seperti rapat apa kita ajukan proposal ke Dispora, dan Dispora yang mengeluarkan duitnya.

Ini yang menjadi kendala, bagi kami untuk persiapan. Sedangkan domainnya ini kan domain KONI, seharusnya Dispora mensejajarkan KONI dengan Dispora.

‘’Itu hasil rapat pada hari ini, kami ingin memdapat kejelasan mengenai dana hibah ke kami dalam persiapan PON, tidak bisa di jawab, malah jawabannya adalah bahwa untuk tahapan PON ini adalah seluruhnya Dispora,’’ paparnya.

Itulah hasil kesimpulan rapat hari ini, saya sangat menyayangkan artinya kami hanya dianggap sebagai pembantu pada Dispora. Alasannya selalu bilang silahkan bicara kepada Pimpinan.

‘’Dalam tiga tahun ini Dispora melaksbaakan kegiatan olahrga, tapi di tahun ke empat tahun pelaksanaan PON ini yang donain KONI, dia datang ke sini hanya inggin kita di tingkat level menegah ini kerjasama tapi tetap atas , maksud kita domain KONI,’’ katanya.

Baca Juga:  Timnas Putri Indonesia Jumpa Thailand di Semifinal AFF U-19

Menurut Waketum II KONI, Pendaftaran kan dari KONI. Ada surat nanti dari KONI Kalsel yang di kirim ke KONI Pusat.

‘’Saya tidak tahu kalau surat dari Dispora apakah aksn diterima oleh KONI Pusat

Harusnya dair koni yang mendaftarkan, kalau kita tidak diberi anggaran bagaimana kita bias mendaftarkan,’’ ujarnya.

Misalnya kita mengadakan satu kegiatan, tapi anggarannya sama sekali tidak di kasih atau hanya di kasih yang biasanya satu miliar. Untuk rutin saja tidak cukup. Karena selama ini anggaran kita selama 3 tahun ini 500 juta 1 M 1 M, 3 tahun ini. Maksud kita tahun ke 4 ini apakah ada persiapan menuju PON

Tapi tidak di jawab , artinya dananya ada di Dispora. Semuanya silakan berkoordinasi ke Dispora.

Jadi misalnya saya CDM mau berangkat, ajukan dulu proposal ke sana (Dispora/red), kalau diterima diberangkatkan, kalau tidak ya tidak. (TN/k-9)

Iklan
Iklan