Iklan
Iklan
Iklan
OLAHRAGA

Dana Hibah untuk KONI 2024 Menunggu Pencairan Sebesar Rp1 Miliar

×

Dana Hibah untuk KONI 2024 Menunggu Pencairan Sebesar Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
KADISPORA : H Hermansyah tandatangani berkas dana hibah KONI. (Kp/nafarin fauzy)

KONI Kalsel akan menerima dana hibah untuk tahun 2024 ini sebesar Rp1miliar.
Tinggal menunggu proses pencairan, berkasnya sudah ditandatangani.

Banjarmasin, KP – Dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel sudah diputuskan. Untuk tahun ini, induk organisasi olahraga terbesar daerah itu mendapat kucuran sebesar 1 miliar.

Android

“Anggaran dana hibah untuk KONI Kalsel sebanyak 1 miliar. Sekarang tinggal menunggu proses pencairan karena berkasnya sudah ditandatangani,” ungkap Kadispora Kalsel H Hermansyah yang didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, Herus Susmianto, kemarin di Banjarmasin.

Kadispora Kalsel H Hermansyah, telah menantangani berkas dana hibah, didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Heru Susmianto, dihadapan Kabid Rena (Rencana dan Anggaran) KONI Kalsel H Fitri Rifani, Sabtu saat akan mengikuti Gowes Ramadhan bersama jajaran ASN dan Dharma Wanita Dispora, Sabtu kemarin.

Anggaran tersebut, lanjutnya, bisa digunakan KONI Kalsel dalam menjalankan oprasionalnya. “Sekarang KONI Kalsel sudah bisa bekerja dan menjalankan aktivitasnya,” sebut Hermansyah yang juga Penjabat Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS).

Sementara itu, Heru Susmianto menambahkan, anggaran persiapan atlet, dan keberangkatan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Medan, juga sudah disiapkan.

“Namun mekanisme berbeda dari sebelumnya. Sekarang, anggaran pembinaan diserahkan langsung ke masing-masing cabang olahraga,” bebernya.

Tahun ini, lanjutnya, atlet yang lolos PON sangat luar biasa banyak, yakni 226 atlet. “Kita sudah anggarakan untuk keberangkatan atlet yang ke Medan maupun Aceh. Termasuk official, pelatih, asisten pelatih, utusan dari KONI Kalsel, unsur-unsur lain yang akan kita berangkatkan. Anggrannya sudah tersedia di pemerintah Kalsel, khususnya di Dispora Kalsel,” jelasnya.

Secara pendanaan semuanya sudah disiapkan, termasuk ada Pelatprov, uji coba. Begitu juga insentif atlet, pelatih setiap bulannya. “Kalau misalnya cabang olahraga butuh sparing partner akan dipertimbangkan, seperti karate dan tinju,” katanya.

Baca Juga:  Instruktur Senam Energy Bagua Direkomendasi untuk Melatih

Untuk penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumatera Utara, biaya akomodasi (konsumsi, penginapan, dan transportasi) atlet dan official peserta daerah dibebankan pada tuan rumah penyelenggara PON XXI (sebesar 50% (lima puluh persen) dan Pemerintah Daerah peserta PON XXI sebesar 50% (lima puluh persen), tambah Heru.

“Untuk itu, perlu menyediakan alokasi anggaran terkait biaya akomodasi atlet dan official peserta PON 2024 tersebut,” ucapnya. (nfr/k-9)

Iklan
Iklan