Iklan
Iklan
Iklan
EKONOMI

Ini Alasan Wings Air Tutup Penerbangan Batulicin-Makassar

×

Ini Alasan Wings Air Tutup Penerbangan Batulicin-Makassar

Sebarkan artikel ini
Sejumlah penumpang rute Batulicin-Banjarbaru melalui "check in" di Bandara Bersujud Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/3/2024). (Kalimantanpost.com/Antara)

BATULICIN, Kalimantanpost.com – Maskapai Penerbangan Wings Air menutup penerbangan rute Bandara Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan-Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.

“Penutupan penerbangan pada rute tersebut dilakukan oleh manajemen Winsg Air sejak 23 Maret 2024,” kata Manajer PT Wings Air Batulicin Yoko di Batulicin, Sabtu (23/3/2024).

Android

Dia mengatakan Maskapai Wings Air tidak melayani sementara rute penerbangan Batulicin-Makassar karena armada pesawat harus menjalani perawatan atau perbaikan berkala.

Sementara waktu, pihak Wings Air memberikan alternatif bagi calon penumpang Batulicin-Makassar bisa melalui atau transit di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Yoko mengungkapkan Wings Air menjadwalkan penerbangan rute Batulicin-Banjarbaru setiap Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu menggunakan pesawat jenis ATR, sedangkan rute Banjarbaru-Makassar dijadwalkan setiap hari.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Bandara Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu Surya menuturkan animo masyarakat yang hendak bepergian ke Makassar menggunakan transportasi jalur udara melalui Bandara Bersujud terlihat cukup tinggi.

Namun, perusahaan maskapai menutup rute Batulicin-Makassar saat momen penumpang cukup tinggi.

“Kami hanya bisa berharap pihak maskapai dapat mempertimbangkan hal itu kembali untuk membuka penerbangan tujuan Batulicin-Makassar,” harap Surya.

Saat ini, rata-rata jumlah penumpang rute Batulicin-Banjarbaru dan Batulicin-Makassar relatif sama mencapai 70 orang untuk sekali keberangkatan.

“Artinya animo masyarakat yang hendak bepergian ke Makassar menggunakan transportasi jalur udara melalui Bandara Bersujud terlihat cukup tinggi,” tuturnya. (Ant/KPO-3)

Iklan
Baca Juga:  Paman Yani Sosialisasikan Penerapan Log Book Penangkapan Ikan
Iklan