Iklan
Iklan
Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Operasi Keselamatan Intan 2024, Begini Penekanan Wakapolda Kalsel

×

Operasi Keselamatan Intan 2024, Begini Penekanan Wakapolda Kalsel

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN – seluruh Jajaran Polda Kalsel Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Intan 2024 dengan libatkan 618 personel selama 14 hari.

Untuk semua itu, Polda Kalsel apel pasukan, di lapangan Mapolda Kalsel, Sabtu (2/3/2024) mengusung tema “Keselamatan Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Indonesia Maju”.

Android

“Apel dilaksanakan agar mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya dalam operasi tersebut,” kata  Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Ia katakan, Polri bersama stakholder bertanggungjawab untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh Wilayah Provinsi Kalsel, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul fitri 1445 H tahun 2024.

“Memelihara Kamseltibcarlantas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan bermasyarakat, dan merupakan cerminan dari keberhasilan pembangunan dan kemajuan ekonomi.

Sebab itu Polri dan stakholder juga bertanggungjawab meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Operasi keselamatan intan 2024 ini dilaksanakan selam 14 hari dan serentak di seluruh jajaran Polda Kalsel, tujuannya untuk mengatasi titik-titik macet, kemudian memberikan edukasi dengan cara preemtif dan preventif terkait dengan kegiatan lalu lintas dan melaksanakan sosialisasi Undang-Undang angkutan dan jalan raya,” jlasnya lagi.

Wakapolda mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya termasuk angkutan agar tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu yang ada, menghormati dan menghargai pengguna jalan lain guna mengurangi angka kecelakaan khususnya kecelakaan yang fatal yang terjadi di jalan raya.

“Ada 618 personel kita terjunkan untuk kegiatan operasi ini, dengan melibatkan seluruh stakholder. Penegakan hukum tetap dilaksanakan, namun itu alternatif terakhir dan menggunakan ETLE yang sudah terpasang di seluruh Kalsel,” je;lasnya. (KPO-2)

Iklan
Baca Juga:  Kakak Ipar Dibunuh Gara-gara Uang Susu Anak
Iklan