Iklan
Iklan
Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Buruh Rotan Tewas Terlilit Tali Ayunan

×

Buruh Rotan Tewas Terlilit Tali Ayunan

Sebarkan artikel ini
RUMAH DUKA - Jenazah SR yang meninggal karena terlilit tali ayunan disemayamkan di rumah duka. (KP/Andui)

Ayah korban Amang Untung merasa ragu jika anaknya tersebut tewas bunuh diri dengan cara gantung diri, namun lehernya terlilit tali ayunan hingga meninggal dunia.

BANJARMASIN, KP – Seorang pemuda berinisial SR (27) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Sepakat RT 34 RW 04 Banjarmasin Selatan dengan kondisi leher terlilit tali ayunan, Selasa (23/4) sekitar pukul 10.00 WITA.

Korban pertama kali ditemukan ayahnya Sahroji. Saat itu pria yang akrab disapa Amang Untung terkejut melihat leher anaknya terlilit tali ayunan.

Melihat kejadian ini, Amang Untung langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar dan warga pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

Tak lama menerima laporan, anggota Polsekta Banjarmasin Selatan bersama anggota Identifikasi Polresta Banjarmasin langsung datang ke rumah korban untuk melakukan olah Tempat Kejadan Pekara (TKP).

Ayah korban Amang Untung merasa ragu jika anaknya tersebut tewas bunuh diri dengan cara gantung diri, namun lehernya terlilit tali ayunan hingga meninggal dunia.

“Aku yakin anakku tidak melakukan gantung diri,” ujarnya.

Amang Untung mengakui jika korban pernah dirawat di Rumah Sakit Sambang Lihum dan baru saja keluar akibat mengalami gangguan jiwa.

Korban diduga mengalani gangguan jiwa karena sepeda motor barunya dihilangkan oleh iparnya, padahal sepeda motor tersebut hasil kerja kerasnya sebagai buruh rotan. (fik/K-4)

Iklan
Baca Juga:  Polresta Banjarmasin Jajaran Sumbang Oksigen
Iklan