Iklan
Iklan
Iklan
Banjarmasin

Dosen Farmasi Uniska Kenalkan Metode Molecular Docking, Strategi Pencarian Obat Potensial untuk Berbagai Penyakit

×

Dosen Farmasi Uniska Kenalkan Metode Molecular Docking, Strategi Pencarian Obat Potensial untuk Berbagai Penyakit

Sebarkan artikel ini
Workshop Webinar Fakultas Farmasi Uniska tentang Strategi Pencarian Obat Potensial Untuk berbagai Penyakit dengan metode Molecular Docking

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Untuk bisa mengeksplor manfaat serta kegunaan tumbuh-tumbuhan terutama tanaman, Fakultas Farmasi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Albanjari menggelar workshop yang dilaksanakan secara webinar tentang Strategi Pencarian Obat Potensial Untuk berbagai Penyakit dengan metode Molecular Docking, Sabtu (4/5/2024) malam.

Dalam Penyampaian materinya, Apt. Muhammad Fauzi M.Farm mengatakan molecular docking merupakan upaya mencari pose terbaik dari pasangan yang terbaik antara dua molekul. Dimana metode ini dapat menduga interaksi antar protein yang kemudian bisa menjadi dasar untuk melakukan pengujian lanjutan.

“Dengan mengenal aplikasi molecular docking dapat memprediksi senyawa-senyawa yang berpotensi untuk target penyakit,” katanya.

Dengan metode tersebut mahasiswa farmasi, khususnya Uniska bisa mengeksplorasi misal tanaman-tanaman khas kalsel sebagai kandidat obat untuk penyakit tertentu.

“Contoh tanaman khas Kalsel Kalakai yang banyak kadar zat besi berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah merah serta membantu proses metabolisme, kemudian dieksplor kandungan senyawa yang ada di dalamnya, ditargetkan ke penyakit tertentu misalnya adalah kanker,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, dengan terpublisnya molecular docking untuk memprediksi penyakit tertentu melalui tanaman khas Banjar sangat membantu jurnal penelitian untuk mendapatkan kandidat obat untuk penyakit tertentu.

“Tentunya hal tersebut sangat bermanfaat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, pemateri Rizki Rahmadi Pratama, M.Farm menyampaikan tentang tutorial pelatihan molecular docking. Yang diikuti sebanyak 50 peserta dari beragai daerah Jakarta, Banten, Karawang, Bandung, Surabaya, Semarang, Lombok, Gorontalo dan Palangkaraya dan Kalsel sendiri. Selain itu, sejumlah Univeritas ikut berpartisipasi seperti Universitas Airlangga, Universitas Pancasila, serta sejumlah Fakultas Farmasi lainnya. (fin/KPO-1)

Iklan
Baca Juga:  Fakultas Farmasi Uniska Mahasiswa Difasilitasi jika Berprestasi
Iklan