Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Founder SBI Dr Amalia Rezeki Beri Pembekalan Tentang Ekowisata Kepada Putra Putri Pariwisata Kalsel

×

Founder SBI Dr Amalia Rezeki Beri Pembekalan Tentang Ekowisata Kepada Putra Putri Pariwisata Kalsel

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 36 finalis putra-putri Pariwisata Kalimantan Selatan mengunjungi Camp Tim Roberts Stasiun Riset Bakantan Pulau Curiak, Selasa (14/5/2024). (Kalimantanpost.com/Repro SBI Kalsel)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Founder Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Foundation Dr Amalia Rezeki yang juga pengelola Meratus Geopark – Site 8, kawasan ekowisata pelestarian bekantan alami – Pulau Curiak, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan 36 finalis putra-putri Pariwisata Kalimantan Selatan di Camp Tim Roberts Stasiun Riset Bakantan Pulau Curiak, Selasa (14/5/2024).

Kunjungan ini, berkaitan dengan masa karantina finalis putra dan putri pariwisata Kalsel, untuk pembekalan tentang pariwisata berkelanjutan. Terutama pengenalan dan pengelolaan ekowisata, sebagai narasumber Amalia Rezeki, pegiat konservasi, sekaligus pengelola ekowisata bekantan dipulau Curiak yang termasuk, destinasi wisata wilayah barat dari Meratus Geopark.

“Saya menyambut gembira atas kedatangan delegasi finalis putra dan putri pariwisata Kalsel. Dalam rangka pengenalan destinasi wisata minat khusus dikawasan pulau Curiak yang kami kelola bersama perguruan tinggi dan pemerintah daerah dengan berbasiskan alam berupa hutan mangrove beserta keragaman hayatinya,” jelas Amel yang juga dosen Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat.

Ekowisata yang dikembangkan oleh SBI berfokus pada pelestarian lingkungan alam dan keanekaragaman hayati. Ini mencakup perlindungan ekosistem, spesies langka, dalam hal ini bekantan dan habitat alaminya.

Peserta diajak langsung mengamati prilaku bekantan dihabitatnya, dan melakukan upaya konservasi melalui kegiatan pembibitan serta penanaman pohon mangrove rambai (Sonneratia caseolaris), yang merupakan tegakan sekaligus pakan utama bekantan.

Sementara itu Abdul Azis, kordinator delegasi finalis putra putri pariwisata dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, mengatakan dipilihnya Pulau Curiak untuk menjadi salah satu kegiatan dalam Karantina Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan adalah untuk mengenalkan kembali kepada seluruh finalis terkait dengan Konsep Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan.

Lebih lanjut menurutnya, Ekowisata Pulau Curiak juga menjadi salah situs di Rute Barat dalam Geopark Meratus yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel untuk diakui menjadi UNESCO Global Geopark.

Baca Juga:  Barito Putera ke Puncak Klasemen Usai Hajar PSS Sleman 3-1

Selain itu untuk mengajak finalis bersama-sama untuk menjaga dan mengkampanyekan pelestarian Bekantan dan Habitatnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan