Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Tapin

Kadivim Kemenkumham Kalsel Sambangi Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Tapin

×

Kadivim Kemenkumham Kalsel Sambangi Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Tapin

Sebarkan artikel ini

TAPIN, Kalimantanpost.com – Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Selatan, Junita Sitorus, terjun langsung ke Desa Mandurian, salah satu Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Tapin, untuk memberikan sosialisasi layanan keimigrasian serta penegakan hukum di bidang keimigrasian kepada masyarakat pada Jumat (31/5/2024).

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Kalsel melalui Divisi Keimigrasian bekerja sama dengan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Banjarmasin. Kehadiran Keimigrasian Kalsel disambut antusias oleh Kepala Desa Mandurian, Syahransyah, bersama perangkat desa setempat.

Junita Sitorus yang didampingi oleh Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian M. Syafwan Zuraidi, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Wisnu Dewanto Raharjo, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin Wahyuni, menyapa warga Desa Mandurian yang hadir di Aula Pertemuan.

Dalam sambutannya, Junita Sitorus mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumhan Kalsel, Taufiqurrakhman, menjelaskan bahwa Desa Binaan Imigrasi adalah upaya kolaboratif antara Kantor Imigrasi dan perangkat desa untuk menyediakan akses informasi keimigrasian kepada masyarakat, mengingat jarak Desa Binaan ke Kantor Imigrasi cukup jauh.

Dengan gaya bahasa yang ringan dan komunikatif, Junita berdialog dengan warga desa tentang pengalaman mereka terkait layanan keimigrasian. Beragam tanggapan diterima, dari warga yang tidak mengetahui sama sekali tentang keimigrasian hingga mereka yang telah bepergian ke luar negeri untuk ibadah Umroh/Haji atau bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan jawaban dari warga.

Junita juga menambahkan bahwa keberadaan Desa Binaan Imigrasi diharapkan dapat mencegah warga desa menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Tindak Pidana Penyelundupan Masyarakat (TPPM) dan bekerja sebagai PMI Non-Prosedural.

Baca Juga:  Bupati Tapin Tinjau Persiapan Tapin Expo 2022

“Pemahaman yang lebih baik tentang keimigrasian diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih kepada masyarakat,” ucapnya.

Senada dengan Junita, Kepala Kanim Banjarmasin Muhammad Wahyuni menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) di Desa Mandurian. Ikram, Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian, ditunjuk untuk memastikan komunikasi dan pembinaan berjalan dengan baik di desa binaan tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tapin Aulia Ulfah, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tapin, perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan PMI (BP3MI) Kabupaten Tapindan serta perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tapin.

Sebelumnya Tim Divisi Keimigrasian Kalsel juga telah melaksanakan sosialisasi keimigrasian di Kantor Kecamatan Tapin Tengah, Desa Margasari dan Desa Sungai Puting. (KPO-1)

Iklan
Iklan