Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
EKONOMI

Media Gathering Pertamina Borneo 2024, Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers di Kalimantan

×

Media Gathering Pertamina Borneo 2024, Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers di Kalimantan

Sebarkan artikel ini

Yogyakarta, KP – Dalam rangka memberikan pemahaman yang utuh kepada insan pers terkait dengan proses bisnis PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, sekaligus menjadi ajang meningkatkan silaturahim antara Pertamina Patra Niaga dan awak media, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengadakan kegiatan bertajuk Media Gathering Pertamina Borneo 2024.

Acara yang diikuti sekitar 58 jurnalis se-Kalimantan ini dilaksanakan di Kota Yogyakarta, Senin-Selasa, 20-22 Mei 2024.

Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, menyampaikan kegiatan kali ini sedikit agak berbeda dengan kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya.

“Media gathering kali ini agak berbeda, karena PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berkolaborasi dengan PT Kilang Pertamina Internasional RU V,” ungkap Arya di sela acara gala dinner bersama para jurnalis di Kalimantan, Senin (20/5/2024) malam, yang juga dihadiri oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Unit Manager ComRel & CSR RU VII Kasim, Dodi Yapsenang dan Sales Area Manager Kaltim-Kaltara Pertamina Patra Niaga, Ayub Rito yang mewakili Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Alexander Susilo.

“Kita sengaja mengadakan kegiatan ini sekaligus untuk bersilaturahmi. Jika selama ini mungkin hanya berkomunikasi lewat telepon atau Whatsapp saja, kali ini kita bertemu langsung,” ujarnya menambahkan.

Menurut Arya, tantangan Pertamina terbesar di Kalimantan ini adalah soal geografisnya, dengan cakupannya wilayah yang luas karena Kalimantan adalah pulau terbesar kedua setelah Papua.

“Jadi kendala yang kerap dihadapi adalah penyaluran di lapangan, sementara kalau stok selalu aman. Contohnya saat kita di Kalimantan Barat, di Sintang itu saat sungainya lagi surut, kita mau tidak mau suplai dari Pontianak bisa sampai 12 jam,” jelas Arya.

Baca Juga:  Disbudpar Apresiasi Even 'Kampung Budaya' Milik Mercure Hotel Banjarmasin

Dia juga mengatakan, para wartawan di wilayah Kalimantan sangat mensupport kinerja Pertamina dalam hal menyampaikan informasi kepada masyarakat luas. Arya berharap sinergitas dan kolaborasi Pertamina dengan media terus terjalin dengan baik demi penyampaian informasi ke publik.

“Bahkan sering kali informasi pertama yang kami dapat itu dari rekan-rekan media. Kita berharap partnership seperti ini terus berjalan baik. Dan jika teman-teman ada kebutuhan informasi, bisa langsung kontak ke kami, secepatnya kami usahakan untuk segera menjawab,” imbuh Arya.

Sementara, Sales Area Manager Kaltim-Kaltara Pertamina Patra Niaga, Ayub Rito, yang mewakili EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Alexander Susilo, mengatakan pihaknya terus berupaya mengurangi jumlah antrian di SPBU. Begitu pula dengan penyaluran LPG bersubsidi, terutama di wilayah Kalimantan bagian timur yang akan menuju IKN.

“Tahun ini ada beberapa poin of interest kita, khususnya di wilayah Kalimantan bagian Timur. Sebagai contoh, di Kota Balikpapan itu jumlah kendaraan bermotor hampir satu juta, sementara jumlah SPBU hanya 14 buah,” jelasnya.

Sementara, lanjut Ayub, untuk mendirikan sebuah SPBU, Pertamina baru akan memberikan izin paling cepat 4 tahun. “Tiga tahun untuk mengurus perizinan, dan satu tahun untuk pembangunannya,” terangnya.

Menurutnya, dengan akan bertambahnya jumlah orang dan kendaraan bermotor di sana, tentu akan semakin besar konsumsi BBM dan LPG Bersubsidi. Karena itu, Pertamina terus berusaha mencari terobosan, termasuk menambah SPBU untuk mengurangi penumpukan saat pengisian BBM.

Pada kesempatan itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menambahkan, pada saat momentum lebaran Idulf 2024 lalu, tak 190 juta rakyat Indonesia yang melakukan mudik, dimana Satgas RAFI (Ramadan dan Idulfitri) 2024 Pertamina bertugas memastikan distribusi energi bagi masyarakat selama Ramadan maupun Idulfitri agar berjalan aman serta lancar termasuk di Kalimantan.

Baca Juga:  Komisi III DPR Kalsel Kunjungi ke Kantor Bank Kalsel Cabang Jakarta

“Alhamdulillah semua berjalan aman dan lancar. Dan tentu itu berkat dukungan teman-teman media semua,” ucapnya.

Pertamina, lanjut Irto, sebagai badan usaha milik negara punya tugas dan tanggung jawab, bukan hanya mencari keuntungan. Tapi, bagaimana Pertamina hadir di masing-masing wilayah dan memasok energi, melalui BBM, LPG, Avtur dan lainnya untuk dipasok ke semua daerah.

Irto juga menjelaskan, ada lima tugas penting Pertamina dalam mengemban amanat negara, yaitu, availability, accesibility, affordability, acceptability, dan sustainability (4A + 1S).

“Pertama, bagaimana Pertamina bisa menjamin accessibility hingga masyarakat bisa mengakses energi itu. Kedua adalah affordability, dimana tercapainya peningkatan akses masyarakat yang tidak mampu atau tinggal di daerah terpencil. Yang ketiga availability, ketersediaan semua energi di pelosok-pelosok. Kemudian bagaimana acceptability masayarakat terhadap energi yang kita salurkan. Dan terakhir ada sustainability, bagaimana energi ini bisa menjamin keberlangsungan tak hanya Pertamina, tapi juga bangsa dan negara ini,” pungkas Irto. (Opq/KPO-1)

Iklan
Iklan