Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Mengenang Tragedi Kelam 23 Mei 1997, Sanggar Titian Barantai Gelar Aksi Teatrikal

×

Mengenang Tragedi Kelam 23 Mei 1997, Sanggar Titian Barantai Gelar Aksi Teatrikal

Sebarkan artikel ini
Mengenang tragedi 23 Mei 1997 lalu, Sanggar Titian Barantai (STB) dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) menggelar aksi teatrikal di kawaaan Jalan Pangeran Antarsari Banjarmasin Tengah, Rabu (22/5/2024) . (Kalimantanpost.com/fik)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Mengenang tragedi 23 Mei 1997 lalu, Sanggar Titian Barantai (STB) dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) menggelar aksi teatrikal di kawaaan Jalan Pangeran Antarsari Banjarmasin Tengah, Rabu (22/5/2024) .

Dikawal pihak kepolisian, aksi yang dibawakan belasan pemeran dari STB tersebut menjadi tontonan warga sekitar dan para pengendara yang melintas.

Ketua Umum Sanggar Titian Barantai Muhammad Riko Fahkhrurozi mengatakan, aksi teatrikal digelar untuk mengenang dan mengingat jika di Banjarmasin sempat terjadi kejadian kelam, yakni kerusuhan yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

“Kami merawat ingatan bahwasanya Banjarmasin pernah terjadi tragedi kelam, dengan gelaran teatrikal tersebut, diharapkan warga Banjarmasin, bisa menerapkan pentingnya nilai kemanusiaan dan toleransi terhadap sesama, tujuan kami agar tidak terulang dan terjadi kembali untuk kedepanya.

Kabag Ops Polresta Banjarmasin Kompol I Made Subagia menuturkan, aksi berjalan lancar dan tidak ada gangguan trantibmas, kita turunkan 60 personel dari Sabhara Polresta dan 60 personel Samapta Polda Kalsel, dan 30 orang dari Reskrim dan Intel.

Pengamanan diberikan kata dia, agar peringatan 23 Mei 1997 ini berjalan dengan aman dan damai, dan di jalanan sendiri tifak terganggu kelancaran lalu lintasnya.

Diketahui, aksi tersebut dimulai dari berkumpul di kawasan Mitra Plaza Banjarmasin, kemudian para mahasiswa berkonvoi menuju persimpangan jalan Pasar Baru.

Selanjutnya kembali berkonvoi melalui jalan Hasanuddin HM dan kembali ketitik awal di kawasan Mitra Plaza., jadi kedepan diharapkan bagi teman-teman mahasiswa yang melaksanakan aksi.

“Silakan melaksanakan aksi, dan kami akan lakukan pengamanan. Tapi buatlah izin tertulis kepada kepolisian agar kita bisa bantu pengamanan adek-adek mahasiswa,” ujarnya. (fik/KPO-3)

Iklan
Baca Juga:  Raungan Sirene Warnai Deklarasi Damai
Iklan