Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BANUA KITAHulu Sungai Tengah

Pelihara Kemampuan Tempur Prajurit, Kodim 1002/HST Latihan Menembak Senjata Ringan

×

Pelihara Kemampuan Tempur Prajurit, Kodim 1002/HST Latihan Menembak Senjata Ringan

Sebarkan artikel ini
Anggota Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah melaksanakan latihan menembak senjata ringan triwulan II tahun anggara 2024 di Lapangan Tembak Yonif 621/Manuntung di Desa Benawa Tengah Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). (Kalimantanpost.com/Repro kodim1002/HST)

BARABAI, Kalimantanpost.com – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah melaksanakan latihan menembak senjata ringan triwulan II tahun anggara 2024 di Lapangan Tembak Yonif 621/Manuntung di Desa Benawa Tengah Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Latihan menembak ini melibatkan seluruh personel militer baik Perwira, Bintara dan Tamtama Kodim 1002/HST dengan menggunakan dua jenis senjata ringan yaitu jenis pistol (P1) dan senjata senapan laras panjang SS1 Pindad.

Ada pun jarak tembak pistol jarak 15 meter, 13 munisi 3 koreksi, 10 penilaian, sikap dua tangan. Lalu senapan jarak 100 meter, 33 munisi, 3 koreksi, 30 penilaian meliputi tiga sikap tiarap, duduk dan berdiri dimana masing-masing sikap 10 butir.

Letda Inf Riyanto selaku Komandan latihan mengatakan latihan menembak senjata ringan ini merupakan program yang sudah terjadwal pada setiap triwulan, termasuk yang dilaksanakan pada triwulan II tahun anggaran 2024.

“Tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan setiap prajurit baik untuk menembak senjata pistol maupun senapan laras panjang sesuai dengan pegangan masing-masing yang sudah diatur dalam daftar susunan personel dan peralatan atau DSPP,” ujarnya.

Sasaran yang ingin dicapai, lanjut dia, secara kuantitatif seluruh prajurit dapat melaksanakan latihan ini dan secara kualitatif setiap prajurit akan memiliki kemampuan dan kemahiran untuk menggunakan senjatanya.

Sementara itu Dandim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa.S, Hub, Int, M.Han mengingatkan indikator keberhasilan dalam latihan adalah keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan latihan itu sendiri.

”Saya meminta kepada seluruh peserta latihan baik Perwira, Bintara dan Tamtama untuk mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan sesuai dengan mekanisme dan prosedur tetap latihan menembak,” ucapnya.

Ia juga meminta agar seluruh personel memanfaatkan waktu latihan secara maksimal dan betul-betul merasakan perkenaannya, sehingga peluru tidak terbuang sia-sia,” tegas Dandim.(ary/KPO-3)

Baca Juga:  Uji Nyali Peserta Penataran Kader Belneg Ikuti Caraka Malam

Iklan
Iklan