Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

319 Jemaah Haji Mendarat, Satu “Ditinggal” di Madinah

×

319 Jemaah Haji Mendarat, Satu “Ditinggal” di Madinah

Sebarkan artikel ini
TIBA –Jemaah Haji debarkasi Banjarmasin yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama berasal dari Kabupaten Banjar tiba di Bandara Syamsuddin Noor, Minggu (23/6). (Ist)

Jemaah haji Nor Ainah terpisah dari rombongan, sesuai saran petugas Kesehatan yang melakukan pendampingan di Madinah kepulangan yang bersangkutan ditunda.

BANJARNARU , KP – Jemaah haji debarkasi Banjarmasin yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama berasal dari Kabupaten Banjar mendarat (tiba) di Bandara Syamsuddin Noor, Minggu (23/6).

Kedatangan jemaah sebanyak 319, menggunakan maskapai Garuda Indonesia 8201 penerbangan dari Madinah ke Banjarmasin.

Sejatinya kloter pertama berjumlah 320 orang, namun satu Jemaah Haji atas nama Nor Ainah Saleh Indar asal Kecamatan Karang Intan, ditinggal di Madinah

Ketua Kloter satu Debarkasi Banjarmasin, Akhmad Nisfuani, mengatakan Haji Nor Ainah terpisah dari rombongan.

Sesuai saran petugas Kesehatan yang melakukan pendampingan di Madinah kepulangan yang bersangkutan ditunda.

“Informasi terakhir yang saya dapatkan, kondisi beliau alhamdulillah membaik. Insyaallah pada 25 Juni beliau bisa ikut kloter yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel, Muhammad Tambrin, menyampaikan terdapat enam jemaah yang meninggal dunia di Mekkah.

Ia menyampaikan duka dan belasungkawa atas wafatnya semua jemaah haji tersebut.

“Insyaallah, jemaah haji yang telah wafat tersebut menjadi Syuhada Haji. Seseorang yang meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan, salah satunya meninggal dalam keadaan syahid atau seperti orang yang wafat di jalan Allah Swt,” katanya.

Adapun dua haji Embarkasi Banjarmasin tambahan yang wafat yakni Hj Sumiyati Muhayyan Ihsan (72) Kloter 11 dari Kabupaten Tanah Laut, wafat di RS King Abdul Aziz Makkah pada Sabtu (22/6). 

Selanjutnya, Hj Raudah Amit Mansyur (72) Kloter 19 dari Kabupaten Tabalong, wafat di Mekkah pada Minggu.

Sebelumnya, empat jamaah haji, yakni, Sirun Mucheri Sarkawi (79) Kloter 7 dari Kabupaten Barito Selatan, Kalteng, wafat di RS Mekkah pada Sabtu (8/6).

Baca Juga:  Kapolda Kalsel : Tidak Puas Sampaikan Sesuai Aturan

 
Kemudian Hidayatussibyan (50) Kloter 18 dari Kabupaten Tabalong wafat di RS Arafah pada Jumat (14/6). H. Supian Suri Syarkawi (57) Kloter 14 dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, wafat di Mina pada Minggu (16/6).

Terakhir, Restina Ahmadsyah Aun (57) kloter 15 dari Kabupaten Tapin wafat di Mina pada Senin (17/6).

Sementara kedatangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin ini disambut Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah, di Asrama Haji Banjarmasin di Banjarbaru.

“Selamat datang kembali di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel Babussalam, mudah-mudahan haji buhan pian berataan menjadi haji yang mabrur,” ujar Paman Birin menyambut hangat kedatangan jemaah di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Jalan A Yani KM 28 Landasan Ulin Banjarbaru.

Menurut Paman Birin, tak terasa perjalanan para jemaah haji 2024 serasa baru saja dilepas beberapa waktu lalu, dan sekarang para jemaah sudah tiba kembali di Banua Kalsel dalam keadaan sehat dan selamat.

“Waktu itu berjalan begitu cepat, waktu itu bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya dan tak akan kembali lagi. Inilah yang ulun rasakan, perasaan baru tadi ulun lepas dan sekarang pian-pian tiba kembali setelah mendapat panggilan dari Allah Swt di tanah suci Mekkah,” tambah Paman Birin. (mns/K-2)

Iklan
Iklan