Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hulu Sungai Tengah

Efektif dan Efisien Bantu Pasien, Inovasi Tarangbulan di RSUD H Damanhuri Barabai Resmi Jadi Inovasi

×

Efektif dan Efisien Bantu Pasien, Inovasi Tarangbulan di RSUD H Damanhuri Barabai Resmi Jadi Inovasi

Sebarkan artikel ini

BARABAI, Kalimantanpost.com – Satu inovasi pelayanan kembali ada di RSUD H Damanhuri Barabai yakni ‘Tarangbulan’ atau Antar Pulang dan Jemput Ambulan.

Tarangbulan ini resmi dijadikan inovasi oleh Rumah Sakit setelah dinilai efektif dan efisien membantu pelayanan kepada pasien para saat banjir bandang melanda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada 2021 lalu.

Sementara itu Direktur RSUD H Damanhuri Barabai, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama melalui Kassubag Rumah Tangga Hukum dan Humas, Ferozi Faizal mengatakan Tarangbulan ini sebenarnya sudah lama dilaksanakan oleh RSHD.

“Kita mulai menjalankan jenis layanan Tarangbulan ini sejak 2021 lalu, hanya memang diprioritaskan khusus untuk pasien HD,” jelasnya.

Faizal mengatakan jenis layanan ini diterapkan karena kondisi darurat pasien yang tidak bisa datang sendiri ke Rumah Sakit lalu dilakukan penjemputan menggunakan ambulance ke tempat pasien tersebut.

“Setelah kejadian itu, kami atas izin pimpinan pun diizinkan untuk melanjutkan jenis layanan ini karena jenis pelayanan ini sifatnya kemanusiaan,” bebernya.

Faizal mengatakan dalam perjalanan waktu, tepatnya pertengahan 2022, layanan ini dikembangkan tidak hanya untuk pasien HD tapi juga untuk pasien umum lainnya.

“Salah satunya, pasien yang baru melahirkan dan pasien yang memang notabene tinggalnya jauh karena tidak mungkin pasien kita biarkan untuk pulang naik motor atau angkutan umum lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan melihat kenyataan itu lah, pimpinan pun kemudian mengizinkan untuk dijadikan inovasi layanan di RSUD H Damanhuri Barabai ini.

“Di tahun 2024 ini, dilegalkan dan resmi menjadi inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Keperawatan dan Kebidanan Intensif, Darurat dan Rawat Inap, Cahyaningtyas Arie Junita mengatakan ada tiga kriteria bagi pasien yang bisa menggunakan layanan Tarangbulan ini.

Baca Juga:  Wabup Buka MTQ Suara Emas ke-V IPQAH se- HST

“Kriteria yang pertama adalah pasien-pasien sesudah menjalani opname dan yang memiliki keterbatasan dalam gerak. Kriteria yang kedua adalah pasien yang melakukan control dan yang ketiga adalah pasien yang cuci darah atau hemodialisis,” ungkapnya.

Cahya mengatakan ketiga kategori pasien ini memang masuk dalam kategori pasien yang sangat rentan, sehingga pelayanan Tarangbulan ini sangat tepat sasaran.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan ini silahkan hubungi Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan,” pungkasnya. (ary/KPO-3)

Iklan
Iklan