Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OLAHRAGA

FIFA Cabut Larangan Transfer Barito Putera, Empat Pemain Laskar Antasari jadi Sorotan Kerusuhan Turnamen Tarkam

×

FIFA Cabut Larangan Transfer Barito Putera, Empat Pemain Laskar Antasari jadi Sorotan Kerusuhan Turnamen Tarkam

Sebarkan artikel ini
FIFA telah mencabut larangan transfer buat tim Barito Putera. (Kalimantanpost.com/Instagram psbaritoputeraofficial)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Perasaan was-was fans Barito Putera bakal tidak bisa merekrut pemain anyar di musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025 akhirnya sirna. Ini menyusul FIFA telah mencabut larangan transfer buat tim Laskar Antasari sudah selesai diselesaikan.

Larangan dicabutnya transfer dari FIFA itu diumumkan managemen Barito Putera diunggahan instragram resminya, Selasa (4/6/2024).

Di instagram psbaritoputeraofficial tersebut menulis, Barito putera telah mengakhiri permasalahan yang muncul pada akhir musim 2023/2024.

Setelah mendapatkan surat resmi dari FIFA. Dalam surat bernomor FDD-18261 dan FPSD 13185, Barito Putera telah menyelesaikan apa yang telah ditetapkan oleh FIFA. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi Laskar Antasari untuk lebih memperhatikan hal yang lebih baik dan teliti lagi dalam mengambil tindakan atas permasalahan yang terjadi, agar tidak terulang di kemudian hari.

Dipastikan dari surat yang terlampir, Barito Putera akan dapat menjalani Liga 1 musim 2024/2025 sesuai regulasi transfer yang telah ditetapkan oleh PSSI

Barito Putera menjadi klub kedua setelah PSS Sleman yang berhasil menyelesaikan larangan transfer dari FIFA.

Saat ini tim kebanggaan Urang Banjar ink cukup gencar melakukan perburuan pemain. Mengutip bursa Tranfer Bola ada tiga pemain yang dirumorkan bergabung ke tim Laskar Antasari yakni Lucao (30) dari Brazil, Levy Madinda asal Gabon dan kiper Muhammad Ridho.

Lucao yang menempati posisi center back dan sebelumnya membela PSIS dipersiapkan menggantikan Renan.Alves yang tidak lagi memperpanjang kontrak di klub kebanggaan Urang Banjar.

Lalu, Levy Madinda yang punya nilai market value Rp 3,04 miliar ini dengan status tanpa klub. Lalu Muhammad Ridho (32) sebelumnya membela klub Bali United.

Ridho pun telah diumumkan Bali United telah keluar dari klub Pulau Dewata dan tinggal menunggu tandatangan kontrak di klub Laskar Antasari.

Baca Juga:  Pelatih Barito Putera, RD Minta Pelatih Asing Sebagai Contoh dan Jangan Jadi Dirijen Mengontrol Apa Maunya

Selain ketiga pemain ini, sebelumnya gelandang Timnas Indonesia Arkhan Fikri (19 tahun) juga dirumorkan bergabung ke tim Laskar Antasari.

Perlu suntikan pemain anyar, karena Barito Putera kehilangan pemain di antaranya Renan Alves, Devid Silva, Egy Rizky dan lain-lain yang memilih pindah ke klub lain.

Sayangnya di tengah kabar gembira telah dicabut larangan transfer dari FIFA, muncul permasalahan baru. Sejumlah pemain Barito Putera menjadi sorotan akibat insiden kerusuhan yang terjadi di turnamen antar kampung (tarkam Piala Bupati Bener Bersatu Cup di Lapangan Bener Kabupaten Semarang, Minggu (3/6) sore.

Kali ini wasit asal Jawa Tengah bernama Hadi Suroso menjadi korban pengeroyokan pemain dalam partai final turnamen tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, salah satu tim yang bertanding berisikan beberapa pemain Barito Putera seperti Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, Bayu Pradana dan Ilham Mahendra.

Video aksi pengeroyokan itu viral dan kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan