Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Barito Kuala

Mujiyat Buka Bahtsul Masail dan MoU Pendidikan Bersama UIN Antasari

×

Mujiyat Buka Bahtsul Masail dan MoU Pendidikan Bersama UIN Antasari

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Batola Mujiyat membuka Bahtsul Masail dan MoU Pendidikan Bersama UIN berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola, Selasa (11/6/2024). (Kalimantanpost.com/Repro humaspemkabbatola)

BATOLA, Kalimantanpost.com – Bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar kegiatan Bahstul Masail (diskusi berbagai masalah) khususnya menyangkut keagamaan dan pendidikan, Selasa (11/06).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola yang dihadiri Rektor UIN Banjarmasin Prof Dr H Mujiburrahman MA beserta jajaran civitas akademika, Ketua MUI Batola KH Ahmad Jiansi Majedi beserta jajaran, Ketua Baznas Batola H Ardiansyah dan jajaran, para pengurus NU, Muhammadiyah, para ulama, serta pengurus Mesjid Agung Al-Anwar Marabahan ini juga dirangkai MoU (kesepahaman bersama).

Bersama Pemkab dan MUI Batola UIN melaksanakan MoU tentang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengembangan SDM dan pengabdian masyarakat. Sedangkan kepada Baznas pihak UIN melaksanakan MoU terkait pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Bahtsul Masail bertemakan Moderasi Beragama membahas Konsep Bid’ah dan Femonena Aliran Sempalan (menyimpang) yang dibuka Penjabat (Pj) Bupati Batola Mujiyat S.Sn M.Pd ini menghadirkan para nara sumber di antaranya dari MUI Kalsel Ustadz H Asfihani Norhasani Lc, dari MUI Batola KH Muhammad Noor dan KH Zahran, dari UIN Antasari Dr H Fahmi Hamdi Lc MA dan Dr Ahmad M Fadli, serta dari Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Ulum Batola Ustadz Ghazali Mukri Lc.

Pada pembukaan yang juga dihadiri Sekdakab Batola H Zulkipli Yadi Noor dan para forkopimda atau yang mewakili ini Pj Bupati Mujiyat menyampaikan, substansi dari kegiatan ini untuk membangun Batola secara bersama.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini sebagai bentuk intervensi dalam pembangunan pendidikan yang diharapkan mampu merubah cara pandang termasuk menyangkut moderasi beragama serta aliran-aliran sempalan.

“Saya yakin setiap sesuatu masalah jika dipikirkan dan dibahas secara bersama pasti ada jalan keluarnya. Terlebih dalam kegiatan ini juga dihadiri rektor UIN dan para dekan maupun dosen serta lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Kasus Aktif Melejit LagiPuluhan Positif Bertambah dan Satu Sembuh

Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof Dr H Mujiburrahman MA mengatakan, pihaknya selalu bekerjasama dengan semua pihak agama keberadaan UIN dirasakan manfaatnya dalam rangka membangun SDM yang tangguh.

Terkait dengan MoU, menurut rektor yang dikenal sering menulis artikel di berbagai media, khususnya di Banjarmasin ini mengutarakan, kegiatannya tidak terlepas dari tiga tugas perguruan tinggi yakni pendidikan dan pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Di akhir sambutnya, Mujiburrahman, selaku Rektor UIN Banjarmasin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pj Bupati, Sekda, MUI, Baznas, NU, Muhammadiyah dan para ulama yang memberikan kesempatan bagi UIN dalam kegiatan ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berguna bagi kita semua dan bermanfaat terhadap dunia pendidikan dan masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Batola KH Ahmad Jiansi Majedi mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Bahstul Masail sekaligus MoU penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengembangan SDM dan pengabdian masyarakat.

Jiansi menilai, kegiatan ini bermanfaat sebagai sarana menentukan langkah-langkah kebaikan dan kebenaran dalam pemahaman beragama mengingat akhir-akhir ini umat Islam yang amaliyahnya Ahlussunnah Waljamaah sering diserang kelompok kecil dengan pernyataan dalih ahli bid’ah.

Riak-riak kecil ini, menurut Jiansi, tidak boleh dibiarkan namun patut diantisipasi karena dikhawatirkan suatu saat kelak menjadi gelombang besar yang bisa memecah belah umat serta berdampak terhadap keamanan dan kedamaian masyarakat.(agung/KPO-3)

Iklan
Iklan