Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarbaruTRI BANJAR

IPPAT Kota Banjarbaru Janji Proses Laporan Masyarakat

×

IPPAT Kota Banjarbaru Janji Proses Laporan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

BANJARBARU –Kalimantan Post. com – Andre, Ketua IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan berjanji proses laporan masyarakat.

INi ketika Bahrudin, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Babak Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan bersama Mawardi datangi Kantor Ketua IPPAT Banjarbaru, Senin (1/7/2024).

Mereka menyerahkan laporan atas tindakan Notaris & PPAT. NH. S.H dan Notaris & PPAT. SPRP. S.H.,M.Kn., yang diduga pelanggaran kode atau menyalahgunakan Jabatannya sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah.

Sehingga dugaan merampas hak dan martabat orang lain sebagaimana UU RI  NOMOR 39 TAHUN 1999. Pasal 29 (1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan hak miliknya.

Mawardi menyampaikan kedatangan mereka ke Kantor IPPAT untuk menyerahkan surat laporan dan alat bukti sebagaimana Peraturan Menteri ATR / BPN Nomor : 2 Tahun : 2018 Pasal : 12, dan kedatangan kami di terima dengan baik dan penuh kekeluargaan oleh Ketua IPPAT.

“Pak Andre, Ketua IPPAT Kota Banjarbaru berjanji akan segera memproses laporan kami dan akan memanggil kedua PPAT tersebut setelah terlebih dahulu merapatkannya dengan anggota majelis,” ucapnya.

Bahrudin yang akrab disapa Udin Palui menyampaikan bahwa beliau akan berkirim surat ke Kementrian ATR / BPN dan Satgas mafia tanah agar laporan ini dapat atensi dan pengawalan yang serius guna pembelajaran bagi oknum PPAT yang nakal.

Karena mafia tanah tidak akan bisa marak terjadi jika tidak ada dukungan dari Pejabat Pembuat Akta Tanah.

“Jika permasalahan ini tetap berlarut larut penyelesaiannya maka kami akan ke Jakarta dan akan demo serta orasi di depan kantor kementerian ATR / BPN guna menagih janji bapak AHY yang akan menggebuk mafia tanah,” ucapnya. (*/KPO-2)

Iklan
Baca Juga:  Operasi Ketupat 2023 Digelar Guna Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Pasca Pandemi
Iklan