Banjarmasin, KP – Untuk memenuhi target minimal 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Banjarmasin, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin menanam sebanyak 395 pohon di RTH Kamboja dan Kelurahan Telaga Biru.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengatakan jumlah RTH di Kota Banjarmasin sangat minim sekali hanya 3 persen dari luas kota yang mencapai 90 Kilometer persegi.
Menurutnya masih banyak kawasan lagi yang perlu dihijaukan lagi demi mencapai target 30 persen.
Selain menghijaukan kawasan RTH, DLH juga melakukan penanaman pohon di bahu jalan dengan tanaman endemik seperti Kayu Ulin, Bengkirai atau Rambai Padi.
Hal ini termasuk mengencarkan program penanaman pohon untuk setiap rumah minimal 1 buah pohon. “Kita akan mengandeng pihak-pihak lain termasuk Pelindo 3 agar menanam pohon buah-buahan di setiap rumah warga sehingga dapat menciptakan Kota Banjarmasin yang asri” sebut Alive Yoesfah Love.
Sementara, Sub Regional Head R Kalimantan, Sugiono mengatakan program penanaman pohon ini sebagai bagian dari program CSR Pelindo yang dilakukan secara serentak dari Sabang sampai Merauke.
“Ini wujud keperdulian kita terhadap lingkungan dengan melakukan bersama penanaman pohon” kata Sugiono.
Tambahnya, secara total ada 7900 pohon yang ditanam di Seluruh Indonesia, dengan 395 di Kota Banjarmasin berupa pohon endemik yaitu pohon ulin, bengkirai dan rambai padi.
“Kami berusaha membantu Kota Banjarmasin memiliki dan mencapai minimal luasan Ruang Terbuka Hijau dengan penanaman bersama pohon atau sering disebut dengan green belt atau sabuk hijau” tutup Sugiono. (mar/K-3)















