Banjarmasin,KP – Ambruknya rumah kos berlantai dua di Jalan Malkon Temon jalur 2 Kelurahan Surgi Mufti dan di kawasan Jalan Perdagangan jalur 2 mendapat perhatian Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin,Hilyah Aulia.
Padahal kedua bangunan dengan dinding semen cor ini sudah berdiri sekitar 10 tahun lebih.Beruntung dalam kejadian terjadi Sabtu (10/8/2024) lalu,tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.
Mengantisipasi potensi kejadian tidak terulang, Hilyah Aulia mengimbau warga atau pemilik bangunan melakukan pemeliharaan dan pengecekan secara rutin terhadap konstruksi. bangunan yang ditempati.
“ Kendati bangunan di rasa kokoh dan aman karena sudah lama ditempati,” ujarnya kepada [KP] Rabu (14/8/2024).
Ia juga mengingatkan, pemilik bangunan untuk tidak sembarangan mengalihkan fungsi atau merenovasi bangunan yang tidak sesuai peruntukan tanpa mempertimbangkan ketahanan pondasi.
Hilyah mencontohkan, seperti bangunan yang awalnya didesain satu tingkat, tetapi menjadi bertingkat atau berubah menjadi gudang menyimpan barang.
Menurutnya, perubahan dan alih fungsi dari desain awal ini bisa menyebabkan bangunan ambruk lantaran pondasinya tidak mampu menahan beban berat.
Ia mengemukakan, peristiwa ambruknya rumah atau bangunan ruko ini bukan pertama kali terjadi di Kota Banjarmasin.
Hilyah Aulia mengatakan, kesalahan manusia yaitu mulai dari kontraktor, insinyur, dan mandor pengawas bisa menjadi faktor penyebab ambruknya sebuah bangunan.
“ Kemungkinan itu bisa terjadi jika melakukan kesalahan dan kurangnya melakukan pengecekan secara teliti ketika bangunan didirikan,” ujar Ketua Komisi membidangi pembangunan ini.
Disebutkan faktor penyebab lainnya ambruknya sebuah bangunan yaitu lemahnya konstruksi pondasi.
Hilyah mengakui, ketahanan pondasi salah satu bagian penting saat mendirikan bangunan.
Dikatakan di Banjarmasin karena tanah rawa, biaya yang harus dikeluarkan untuk pondasi sebuah bangunan cukup mahal.
“ Bahkan bisa mencapai setengah dari total biaya yang harus dikeluarkan ketika sebuah rumah atau bangunan lainnya ketika selesai didirikan,” tutupnya. (nid/K-3)















