ACEH, Kalimantanpost.com – Lifter muda angkat besi Kalimantan Selatan (Kalsel) Shelvia Azizil Prasetyo sempat bikin deg-degan bagi suporter Banua maupun penonton yang menyaksikan penampilannya di angkat besi kelas 81 kilogram putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, di GOR Seramoe, Banda Aceh, Minggu (8/9/2024).
Pasalnya, di dua angkatan baik snatch maupun clean & jerk sempat gagal. Barulah diangkatan ketiga, lifter yang masih bersekolah di SMPN 9 Banjarmasin mampu mengangkat barbel dengan sempurna.
Di angkatan snatch, Shelvia terlihat sedikit grogi diangkatan pertama 70 kg. Lalu dinaikkan tiga kilo menjadi 73 kg juga gagal. Barulah diangkatan ketiga, 73 kg berhasil mengangkat mulus.
Begitu juga diangkatan clean & jerk, diangkatan pertama seberat 85 kg dan kedua juga gagal. Barulah diangkatan ketiga berhasil dilaluinya dengan baik.
Total angkatan lifter berusia 15 tahun ini menjadi 153 kg dan harus puas menempati posisi ketujuh dari delapan peserta.
Sebenarnya Selvia sebagai pengganti dan yang lolos ke PON XXI adalah Rusdiana. Namun, menjelang PON, Rusdiana ada operasi diperut hingga tak bisa tampil.
“Sebenarnya angkatan terbaik Selvia di snatch 76 kg dan clean & jerk 88 kg,” ujar Mujiyanto, pelatih angkat besi Kalsel.
Belum maksimalnya penampilan Selvia, mungkin usianya sangat belia sehingga agak gugup tampil di PON XXI ini.
Sementara itu medali emas kelas 81 kg putri diraih lifter Alyamaulida Kartika Pertiwi dari Banten sekaligus memecahkan sejumlah rekor nasional.
Alya mencatatkan total angkatan 201 kilogram sekaligus memecahkan rekornas atas nama Sukma Apriani dengan angkatan 188 kilogram.
Keberhasilan Alya mengangkat 91 kilogram pada angkatan snatch juga memecahkan rekor nasional milik Sukma Apriani dengan angkatan 84 kilogram, dan angkatannya seberat 110 kilogram pada clean and jerk memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri seberat 105 kilogram.
Medali perak direbut oleh lifter Jawa Barat Yuripah Melsandi dengan total angkatan 196 kilogram. Yuripah memiliki angkatan snatch terbaik 90 kilogram, dan angkatan clean and jerk terbaik 106 kilogram.
Sedangkan medali perunggu diraih oleh lifter Jawa Timur, Denia Ramadani, dengan total angkatan 187 kilogram. Denia mencatatkan angkatan terbaik snatch pada 83 kilogram, dan angkatan clean and jerk terbaik pada 104 kilogram. (ful/KPO-3)
foto
– Lifter muda angkat besi Kalimantan Selatan (Kalsel)
Shelvia Azizil Prasetyo yang bertanding di kelas 81 kilogram putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, di GOR Seramoe, Banda Aceh, Minggu (8/9/2024). (Kalimantanpost.com/ful)














