BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – SMA Frater & Bosco Banjarmasin tampil sebagai juara pertama lomba paduan suara tingkat SLTA/sederajat yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel yang digelar Aula Dispersip Kalsel, Rabu (2/10/2024).
Juara kedua di lomba paduan suara yang diikuti 18 sekolah SLTA sederajat se Kalsel tersebut di sabet SMAN 7 Banjarmasin dan juara ketiga ditempati SMAN 1 Banjarbaru.
Juara harapan pertama ditempatk MAN 2 Kota Banjarmasin, harapan kedua oleh SMAN 3 Banjarbaru dan
harapan ketiga ditempati SMAN 11 Banjarmasin.
Lomba paduan suara tingkat SLTA sederajat yang digelar Dispersip Kalsel diikuti SMA Frater Don Bosco Banjarmasin, SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Banjarbaru, MAN Insan Cendekia Tanah Laut, SMAN 2 Banjarmasin, SMA PGRI 2 Banjarmasin, SMAN 1 Banjarmasin.
Lalu, SMAN 1 Candi Laras Selatan HSU, MAN 3 Banjarmasin, SMAN 7 Banjarmasin, SMAN 3 Banjarbaru, SMKN 3 Banjarmasin, SMAN 5 Banjarmasin, SMAN 11 Banjarmasin, SMAN 3 Banjarmasin, SMAN 1 Martapura, MAN 2 Banjarmasin dan SMKN 4 Marabahan.
Ada pun dewan juri di lomba tersebut dari FKIP ULM Banjarmasin seperti, Maryanto, Pinarsinta, dan Siti Risa Noviyanti
Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie diwakili Plt Sekretaris Dispersip Kalsel Adethia Hailina mengatakan ada 18 SLTA sederajat dan 8 perguruan tinggi mengikuti event memperebutkan hadiah dengan total sebesar Rp45 juta.
Dijelaskannya, lomba ini bertujuan mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak pelajar dan mahasiswa.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya kami untuk menarik minat anak-anak sekolah untuk lebih cinta dengan perpustakaan,” kata Adethia, Rabu (2/10).
Ditambahkan dia, lomba paduan suara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Dispersip Kalsel.
“Insya Allah tahun depan akan lebih meriah dan lebih banyak lagi pesertanya,” tuturnya.
Ditambahkan dia, ada tiga lagu yang harus dibawakan peserta pada lomba ini diantaranya lagu mars perpustakaan nasional, lagu mars kearsipan Indonesia, dan lagu daerah pilihan peserta.
“Untuk lagu daerah ini bebas saja, boleh membawakan lagu daerah Kalsel ataupun lagu daerah lain,” ucapnya.
Sementara yanb dinilai pada lomba ini, seperti harmonisasi suara dan ketepatan membaca partitur sehingga pihaknya pun menggadeng sejumlah juri yang ahli di bidangnya. (ful/KPO-3)