JAKARTA, Kalimantanpost.com – Gerakan Senam Bergerak Banua atau Senam Semangat Nusantara mendapat pujian dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI maupun pakar senam Indonesia seperti Hj Kartini Legimin.
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementeri RI melalui Analis Kebijakan Ahli Madya Asdep Olahraga Masyarakat, Dr Yuslan ST, MT usai membuka acara pelantikan dan pelatihan instruktur enam
Senam Bergerak Banua di Gedung Wisma Kemenpora Jakarta, Selasa (3/12/2024) mengatakan gerakan senam ini sangat unik dan menarik.
“Uniknya Senam Bergerak Banua ini dengan koreo mengambil gerakan dari keberagaman budaya, tarian dan olahraga lokal di Kalsel, sehingga gerakannya sangat unik dan bagus,” paparnya.
Di senam ini ada gerakan pencak silat asli Kalsel yakni kuntau, gerakan budaya Tapung Tawar serta gerakan Tari Giring-giring suku Dayak dan lain-lain.
Di Indonesia, lanjut dia, cukup banyak seni dan budaya, sehingga Senam Bergerak Banua atau Senam Semangat Nusantara bisa dikembangkan atau koreo di seluruh Indonesia dengan memadukan budaya lokal di daerah masing-masing.
“Saya pikir dan yakin sekali di seluruh Indonesia banyak sekali seni dan budaya yang bisa dikembangkan di kreasi hingga gerakannya tambah unik dan menarik. Gebrakan yang dilakukan korea senam dari Kalsel luar biasa dan menjadi inspirasi. Perlu kita berikan sekali lagi aplaus,” pintanya.
Yuslan pun mengajak seluruh daerah, ayo bersama-sama bergerak mengembangkan Senam Semangat Nusantara di seluruh pelosok daerah di Indonesia.
Tak hanya gerakan Senamnya yang unik, kata Yuslan, dirinya juga pun memuji, karena baru terbentuk Pengurus Pusat Komunitas Senam Bergerak Banua (KSBB), tapi sudah memiliki 16 cabang di Indonesia.
“Hari ini saja yang dilantik ada tujuh provinsi dan sembilan provinsi dikeluarkan SK-nya. Diharapkan provinsi lainnya dilantik sambil dilakukan road show ke daerah-daerah,” ucapnya.
Yuslan pun berharap dengan terbentuknya KSBB di Indonesia, kedepannya Senam Bergerak Banua bisa mendaftarkan untuk ikut anggota KORMI Nasional dan tahun 2025 bisa dipertandingkan di Fornas KORMI yang dilaksanakan
di NTB.
“Disana nanti paling tidak bisa mengikuti pertandingan eksibisi dulu dan pada tahun berikutnya sudah bisa dipertandingkan di Fornas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Komunitas Senam Bergerak Banua (KSBB), Hj Siti Nursiah mengatakan sangat bersuka cita dengan sambutan luar biasa dari Kemenpora RI, tokoh-tokoh dan pakar senam di Indonesia menghadiri acara pelantikan pengurus provinsi dan pelatihan instruktur Senam Bergerak Banua.
“Kami berharap senam ini bisa berkembang di seluruh nusantara. Kalau pun nanti senamnya di kreasi dengan daerah masing-masing dengan memasukkan unsur seni dan budaya masing-masing, kami sangat senang. Senam ini pun sudah dinamakan juga Senam Bergerak Nusantara,” ucap Bunda Nursiah.
Ditambahkan perempuan asal Banjarmasin, Kalsel ini, pihaknya pun siap turun ke daerah-daerah bila diminta mengembangkan Senam Bergerak Nusantara.
“Saya bersama Bunda Sulastri selaku koreo gerak Senam Semangat Nusantara untuk mengembangkannya dan juga membikin gerakannya lebih sederhana agar bisa dilakukan anak-anak dan orang tua,” ujar Nursiah yang menciptakan dan mengaransemen lagu Senam Bergerak Banua atau Senam Semangat Nusantara ini.
Senada diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana pelatihan instruktur Senam Bergerak Nusantara dan Pelantikan Pengprov KSBB.
“Kami akan terus mengembangkan senam ini tak hanya di kota-kota saja juga masuk ke pelosok-pelosok desa,” ujarnya.
Sebelum acara pelatihan Instruktur Senam Senam Senangat Nusantara juga prosesi pelantikan tujuh Provinsi di Indonesia yakni DKI Jakarta, Banten, Sumatera Selatan, Maluku Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam dan Kalimantan Timur oleh Ketua Umum KSBB Hj Bunda Nursiah.
Selain itu juga ada penyerahan SK kepengurusan yakni Provinsi Bali, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Papua, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Utara.
(ful/KPO-3)















