Banjarmasin, Kalimantanpost.com – Dalam rangka mengatasi permasalahan perilaku merokok di kalangan mahasiswa, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar advokasi dan diskusi terbuka dengan tema “Pictorial Health Warning pada Bungkus Rokok & Perspektif Civitas Akademika ULM dalam Mencegah Perilaku Merokok di Area Kampus”.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hibah riset yang didanai John Hopkins melalui Indonesia Tobacco Control Research Network dan ULM merupakan salah satu penerima hibah dari 10 grup riset yang lolos didanai.
Dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Iwan Aflanie dr MKes Sp F SH, Kamis (28/11/2024), di Gedung Teater FKIK ULM Banjarmasin.
Iwan mengatakan pentingnya kegiatan ini guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya bidang kesehatan serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktisi kesehatan untuk mendiskusikan masalah rokok.
Hadir Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dr Mashuri Sp Rad (K) RI MKes, Kadinkes Banjarmasin dr Tabiun Huda, Kadinkes Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina M MKes, jajaran Dinkes Kalsel dan Banjarmasin serta civitas akademika ULM.
Dihadiri lebih dari 100 peserta, terdiri dari mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Dokter, Keperawatan dan Ekonomi Bisnis ULM.
Esensi kegiatan ini guna membuka wawasan mengenai dampak negatif merokok serta membahas efektivitas Pictorial Health Warning (PHW) pada kemasan rokok untuk mencegah perilaku merokok di kalangan generasi muda. Juga menjadi ajang diskusi untuk mencari solusi atas maraknya kebiasaan merokok di kalangan remaja.
Menghadirkan empat narasumber, Dr Abdillah Ahsan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Deny Haryuniansyah SKM dari Dinkes Kalsel, Hadrianti HD Lasari SKM MPH dari Kesehatan Masyarakat FK ULM serta dr Pandji Winata Nurikhwan MPd dari FK ULM.
Usai pemaparan materi, dilanjutkan diskusi yang memberikan pemahaman tentang pentingnya peran generasi muda guna mendorong perubahan kebijakan yang lebih mendukung kesehatan masyarakat dan mengurangi jumlah perokok. (Wan/K-3)















