BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Seorang pelaku yang diduga melakukan aksi begal tewas akibat menghantam bangku beton saat dikejar warga.
Pria yang diduga pelaku begal itu tewas setelah mengalami kecelakaan saat dikejar warga di Jalan Guntung Damar RT 12 RW 03, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 23.45 Wita, Rabu malam, mengenai adanya seorang pria yang dikejar warga karena diduga telah melakukan aksi begal. Mendapati informasi itu, anggota piket Polsek langsung menuju lokasi kejadian,” ucap Kapolsek Liang Anggang, Polres Banjarbaru jajaran Polda Kalimantan Selatan Kompol Imam Suryana di Banjarbaru, Jumat (4/4/2025).
Imam mengatakan dari informasi yang dikumpulkan di tempat kejadian, kasus berawal dari korban begal bernama Kalista Aqilla Ajeng Rahayu (18), mahasiswi asal Banjarmasin, dalam perjalanan pulang dari kampus pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Korban merasa curiga karena ada seseorang pria yang juga menggunakan sepeda motor terus membuntuti.
“Korban mempercepat laju sepeda motor, dan pelaku pun langsung mencoba merampas tas korban hingga talinya putus,” ujar Kompol Imam.
Karena merasa takut, ucap Kapolsek, korban berhenti di rumah salah seorang warga untuk meminta pertolongan. Mengetahui aksinya terbongkar, pelaku langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Namun, pelaku kehilangan kendali dan menabrak bangku beton di depan salah satu tempat ibadah, dengan benturan keras, pelaku mengalami luka parah di bagian kepala belakang dan tewas di tempat.
Saat petugas tiba di lokasi, pelaku ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi terlentang dan mengalami pendarahan hebat di kepala.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap jenasah pelaku dan tidak ditemukan di tubuhnya, sehingga ia dinyatakan sebagai Mr X,” ucap Kompol Imam.
Imam kembali menjelaskan Unit Identifikasi Polres Banjarbaru telah melakukan pemeriksaan terhadap jenasah pelaku dan memastikan bahwa penyebab kematiannya adalah trauma tumpul pada kepala akibat kecelakaan.
Jenasah pelaku saat ini berada di ruang mayat RSD Idaman Banjarbaru sambil menunggu adanya pihak keluarga yang mengidentifikasi.
Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Xabre warna hitam tanpa nomor polisi, satu pasang sandal warna biru merek Dua Kaki, dan satu potongan tali tas warna hitam bekas tarikan.
“Kami masih tetap melakukan pemeriksaan terhadap identitas pelaku dan tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan orang lain dalam aksi kriminalitas tersebut,” tuturnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang bepergian saat malam hari agar selalu waspada dan jangan melewati jalan sepi . Dan bila ada menemukan atau mengetahui adanya gangguan keamanan silahkan hub Polres Banjarbaru melalui aplikasi cangkal atau hubungi call center 110. (Ant/KPO-3)