BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Nasional Paralimpik Comitte Indonesia (NPCI) Provinsi Kalimantan Selatan mengusulkan, anggaran kegiatan hibah di Tahun 2026 sebesar Rp 5 Miliar, kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya.
Ketua NPCI Kalimantan Selatan Sumansyah menjelaskan, pihaknya saat ini telah memasukan berkas dana hibah ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
“Alhamdulillah kami sudah memasukan berkas untuk penganggaran dana hibah di Tahun 2026, karena diminta sebelum 24 Mei 2025 berkas sudah masuk,” ungkap Sumansyah, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Dispora Kalsel, Kamis kemarin.
Mengingat, lanjutnya, pada April 2025 mendatang sudah masuk dalam pembahasan.
“Pada pengajuan dana hibah 2026 mendatang, kami mengajukan sebesar Rp 5 Miliar,” Mansyah, sapaan akrab Ketua NPCI Kalsel ini.
Pengajuan dana hibah NPCI Kalsel di tahun 2026 sebesar 5 miliar dan pihaknya berharap dapat terealisasikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
“Tentunya kami berharap anggaran tersebut dapat disetujui,” ujarnya.
Sumansyah mengatakan, anggaran 5 Miliar yang mereka ajukan tersebut, untuk kegiatan Pelatprov, penambahan gizi atlet, keperluan sekretariat NPCI Kalsel, serta untuk mengikuti Pelatnas, Kejurnas, Kejurprov, serta lainnya. Untuk kegiatan di Tahun 2026 mendatang.
-Usulkan 16 cabor di Peparprov
Sebelumnya Sumansyah juga menjelaskan Pelaksanaan Pekan Paralimpic Provinsi ( Peparprop) ke XII akan dilaksanakan di Tanah Laut pada 2025 mendatang. Jelang even tersebut, NPCI Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan atlet-atlet unggulannya dan mengusulkan 16 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Untuk event tersebut, kata Sumansyah NPCI mengusulkan 16 cabang olahraga untuk dipertandingkan, dengan penambahan empat cabor baru yang cukup mengejutkan.
Sumansyah menyampaikan bahwa keempat cabor baru yang diusulkan adalah Anggar, Tekwondo, Bocia, dan Tenis lapangan.
“Kami melihat potensi atlet-atlet disabilitas Kalsel di keempat cabor ini cukup besar. Selain itu, dengan adanya penambahan cabor ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para atlet untuk berprestasi,” kata Sumansyah didampingi bendaharannya Ahmad Ramdani.
Menurutnya, penambahan keempat cabor baru ini tidak lepas dari target NPCI Kalsel untuk membina atlet-atlet disabilitas agar siap berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).
“Dengan mengikuti Peparprov, diharapkan para atlet dapat mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding sehingga lebih siap menghadapi ajang yang lebih besar seperti Peparnas,” tambah Sumansyah.
Sementara itu, sebagai tuan rumah, Kabupaten Tanah Laut telah menyiapkan 49 cabor yang akan dipertandingkan di Porprov. Tiga di antaranya, yakni berkuda, MMA, dan tecball, masih dalam tahap pertimbangan untuk dijadikan cabang eksibisi. Sementara untuk Peparprov, beberapa cabor yang akan dipertandingkan masih dalam tahap pembahasan. (nfr/k-9)