Banjarbaru, Kalimantanpost.com – Stadion Demang Lehman Martapura dan Stadion 17 Mei Banjarmasin, selama ini termanfaatkan oleh tim sepakbola Barito Putera.
Dengan pemanfaatan tersebut maka kedua stadion bisa dikelola dengan baik.
Sebelumnya tim sepakbola Martapura FC, yang bermain di liga 2 juga sempat memanfaatkan Stadion Demang Lehman. Setelah lisensinya dijual maka hanya Barito Putera, pengguna satu-satunya yang memanfaatkan stadion tersebut. Apalagi sejak tahun ini stadion itu sudah berstandar FIFA setelah direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemprov Kalsel di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, sebagaimana diketahui sedang merancang pembangunan stadion internasional.
Jika stadion itu kelar hampir dipastikan Barito Putera secara regular bermain di sana.
Lantas bagaimana dengan Nasib Stadion Demang Lehman dan Mei, ada kemungkinan akan terbengkalai.
Jika dua stadion itu tidak ada lagi yang memanfaatkan secara regular maka hampir dispastikan akan terbengkalai.
Sebabnya biaya perawatan stadion cukup besar.
Namun Muhidin memastikan dua stadion tersebut tidak akan terbengkalai. Menurutnya stadion itu bisa dimanfaatkan untuk klub asal Kalsel yang berlaga di Liga 2 atau Liga Indonesia kasta kedua. Selain pemanfaatan untuk tim sepakbola di Liga 2, Muhidin juga menyebut stadion akan digunakan untuk penjaringan bibit muda sepakbola di Kalimantan Selatan.
Termasuk sekolah sepakbola Barito Putera (SOBP) maupun Real Madrid Foundation bisa memanfaatkan dua stadion tersebut. “Jadi jika dibangun stadion internasional, Stadion 17 Mei dan Demang Lehman tidak akan terbengkalai,” ucap H. Muhidin.
“Artinya masyarakat tidak perlu khawatir, dengan adanya stadion internasional nanti, stadion yang sudah ada tetap terawat,” tambahnya.
Adapun stadion internasional akan dibangun di sekitar Kilometer 17, Kecamatan Gambut, Banjar.
Sebelumnya Pemerintah Kota Banjarbaru menawarkan lahan untuk dihibahkan agar Pemprov Kalsel membangun stadion internasional di kawasan Cempaka. (mns/K-2)